Gaji Guru Setara 6 Bungkus Rokok

Pada saat belajar di sekolah dasar dulu, bapak dan ibu guru selalu bilang bahwa Indonesia itu adalah bangsa yang kaya-raya, gemah ripah loh jinawi. Oleh karena itu pada jaman dahulu, kekayaan bangsa Indonesia menjadi daya tarik bagi para penjajah untuk menguasainya. Murid-murid pun merasa bangga bahwa mereka bisa tinggal di Indonesia yang kata bapak dan ibu guru adalah bangsa yang kaya-raya.

Apakah benar bangsa Indonesia kaya-raya, seperti bapak dan ibu guru ajarkan, atau beliau berkata seperti itu dengan harapan anak didiknya menjadi warga negara yang baik, yang mencintai bangsanya sehingga suatu saat anak didiknya tersebut dapat memanfaatkan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia untuk kesejahteraan rakyatnya yang salah satunya adalah para guru.

Lalu kemana kekayaan bangsa Indonesia yang bapak atau ibu guru ajarkan, jika ada pernyataan “para guru honorer di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang sudah mengabdikan diri pada dunia pendidikan, hanya “digaji” Rp 50.000-Rp 100.000 per bulan, setara dengan 6-12 bungkus rokok. Nasib hidup di bawah upah minimum regional ataupun upah minimum provinsi ini juga dialami guru honorer di tempat lain.” (Harian Kompas 18/12/2007).

Sepertinya harapan bapak atau ibu guru belum sepenuhnya tercapai, pada kenyataannya bangsa Indonesia belum menjadi “bangsa yang kaya-raya”. Karena banyak bapak dan ibu guru yang belum merasakan kekayaan bangsanya. Padahal diantara anak didiknya ada yang menjadi “pemakan” “pemegang kunci” kekayaan negara.

Mungkin gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” lebih baik dihilangkan, jika para guru hanya dihargai dengan gelar tersebut, sebab “beras” tidak bisa dibeli dengan gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”. Bagaimana bisa pendidikan di Indonesia berkembang dan maju jika para pendidiknya hanya “digaji setara dengan 6 bungkus rokok”, dan gedung serta fasilitas belajar
tidak layak digunakan.

    • Aji
    • Januari 31st, 2008

    Sekarang tunjangan beras sudah naik per 1 maret 2008. untuk yang bujangan jadi 43rb. yah kalo berasnya pake kelas “jatah” cukup pak. Tapi kalo pendidik masih begitu tanpa uang lauk pauk, bener2 ngepas pak.

    • tarie
    • Mei 3rd, 2008

    keren abizz euy!!!!!!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: