Salah Besar Bila Penganut Ajaran Sesat Dianiaya, Kata Menag

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni mengatakan merupakan suatu kesalahan yang besar bila para penganut aliran keagamaan yang dianggap sesat dianiaya dengan cara dipukuli dan dibakar tempat tinggalnya.

“Salah besar kalau mereka yang dianggap sesat itu dibakar dan dipukuli, karena itu merupakan tindakan kriminal namanya,” kata Menag dalam acara Hari Amal Bakti Departemen Agama ke-62 di Jakarta, Kamis.

Maftuh Basyuni mengemukakan biarkan aparat hukum yang menangani para penganut aliran sesat di Tanah Air, sesuai dengan peraturan atau perundangan yang berlaku.

Sedangkan Depag, lanjutnya, telah dan akan tetap berupaya untuk secara terus-menerus menyadarkan para penganut aliran sesat tersebut.

“Kita tidak bosan-bosan untuk menyadarkan mereka (penganut aliran sesat),” kata Menag.

Penilaian untuk menentukan sesatnya sebuah aliran sebenarnya dapat diketahui oleh hati nurani setiap individu, imbuhnya.

Pihaknya, kata menteri, selalu mencari cara dan menginginkan penyelesaian secara damai terhadap permasalahan aliran sesat yang berkembang di masyarakat.

“Penyelesaian secara damai lebih baik daripada melalui kekerasan,” kata Menag.

Pemerintah tidak tegas?

Sebelumnya, Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi, pada Kamis (27/12) mengatakan banyaknya aliran sesat di Indonesia karena kurang tegasnya pemerintah dalam menegur sejumlah aliran sesat yang baru berkembang.

Bahkan, lanjut Hasyim, pemerintah terkesan membiarkan aliran sesat itu berkembang menjadi besar, baru dilakukan peneguran dan ditindak tegas.

“Munculnya Ahmadiyah, nabi palsu, orang yang mengaku malaikat Jibril, dan lain-lain, seharusnya segera ditindak dengan tegas. Jika tidak, maka akan semakin merajalela. Tapi anehnya, ada saja pengikutnya, padahal kan itu orang stres,” katanya.

Menurut dia, setiap perkembangan zaman memerlukan pengembangan ilmu pengetahuan. Namun, pengembangan ilmu pengetahuan itu tidak boleh lepas dari akarnya, yakni al-Qur`an dan Hadits. (*)

Copyright © 2008 ANTARA

  1. Masalah seperti ini perlu kembali dirumuskan secara mendalam cara penanganannya. Masyarakat juga harus diingatkan secara intens bahwa penyikapan terhadap munculnya aliran-aliran sempalan keagamaan tidak seharusnya dilakukan dengan tindak kekerasan yang menjurus pada kriminalitas. Sedih…😥

    Cepetan kawin….!:mrgreen:

  2. YM-nya gak OL?

  3. Hetrik!

  4. Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Pestilent!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: