JK: Sepuluh Pengkritik Terbaik Akan di Undang ke Istana

Kritikan terkadang menjadi suatu hal yang sangat menyebalkan bahkan menjadi tabu bagi seorang pemimpin, akan tetapi bagi Bapak Jusuf Kalla hal tersebut justru malah sebaliknya, beliau meminta kritikan yang tentunya membangun, dari para blogger melalui blognya, dan dalam blognya dikatakan jika beliau terpilih menjadi Presiden, sepuluh pengkritik terbaik akan di undang ke istana…

TIDAK PERLU MARAH KALAU DIKRITIK…

sumber: jusufkalla.kompasiana.com

Saya pernah mengatakan pada saat melakukan Kopi Darat dengan para Blogger di salah satu Kafe dibilangan jakarta Selatan “Silahkan anda kritik saya tapi jangan hina saya” dan hal tersebut saya masih pegang teguh sampai sekarang. Saya selalu membuka diri saya untuk dikritik. Bagaimanapun kritik itu penting sebab ia akan mencegah kita menjadi otoriter. Sebuah demokrasi yang maju adalah ketika setiap orang bersedia dikritik. Maka dari kebebasan Pers harus kita jaga, karena dia adalah pilar ke empat dari demokrasi.

Bagi saya, kritikan itu bisa membesarkan jiwa. Dapat membuka sisi lain dari diri saya, yaang bisa saja saya tidak ketahui. Untuk kemudian dibenahi atau diperbaiki di kemudian hari. Kritikan bisa membuat kita menjadi lebih rendah hati, dan menyadari tidak ada sesuatu yang sempurna selain Dia.

Kadang ada orang yang tidak suka kalau dikritik. Tidak siap dengan kritikan. Ia selalu ingin dipuji atau disanjung-sanjung, dan selalu selalu ingin dibilang jago. selalu ingin dikagumi dan dipandang dengan takzim. Untuk itu ia kerap marah ketika dikritik. kerap memaki-maki, mereka yang mengkritiknya.

Itu karena dalam dirinya masih ada sikap angkuh, seolah-olah dialah yang paling benar. Ia memelihara sifat sombong dan besar kepala, seolah ia yang selalu tepat. Padahal ia hanya menutupi kesalahannya . Ia menutupi semua itu dengan polesan citra. yang kemudian perlahan menjadi kabut dan menghalangi pandangan orang tentang siapa dia sebenarnya.

Kita sering jengkel dengan para pengkritik . Padahal, jangan-jangan para pengkritik kita adalah mereka yang sesungguhnya menyayangi kita. Para pengkritik adalah pengagum yang ingin melihat kita lebih baik dan lebih cepat tentunya. . Para pengkritik adalah sahabat-sahabat terbaik yang menuntun langkah kita. Para pengkritik adalah saudara sejati yang ingin melihat kita lebih arif memandang hidup. Para pengkritik adalah mereka yang tak rela membiarkan kita terus terjatuh di lubang yang sama, tak rela melihat kita terjerembab, tanpa pernah bisa bangkit berdiri.

MAKA ITU BIASANYA PADA TULISAN SAYA BANYAK YANG SUKA MEMUJI MUJI SAYA, MAKA KALI INI SAYA INGIN ANDA MENGKRITIK SAYA, BAGI SEPULUH PENGKRITIK TERBAIK AKAN SAYA UNDANG KE ISTANA APABILA SAYA TERPILIH MENJADI PRESIDEN, UNTUK MENGHADIRI PELANTIKAN SAYA…SILAHKAN SIAPA YANG MAU JADI YANG PERTAMA

  1. Wah, mantap ni… bisa kritik terus, sapa tahu di undang ke Istana :))
    Salam kenal

    Salam kenal kembali, dah kritik di undang ke istana lagi ya…😀

  2. -Sikap terpuji,ini harus difahami oleh orang-orang yang suka mengkritik agar meluruskan niatnya.Kritikan memang harus konstruktif.Kritikan memang berbeda dengan hujatan,fitnah atau memaki-maki.

    -Blog bagus dengan artikel yang menarik dan bermanfaat.

    -Salam kenal

    Salam kenal kembali pak Cholik..
    terima kasih atas comment nya..

  3. kritikan memang perlu sebagai alat kontrol, sebagai arah kendali pemerintahan tetap berada di jalurnya

  4. tolong sampaikan ke pak jk tolong buat suatu perusahaan pabrik pembuatan persenjatan aluttista seperti pindad di sulsel, tapi mencakup semua komponen pertahanan misal nuklir,rudal, tank, pesawat tempur, bom kimia dll. masalah nya sya kasian knapa harus bli terus aluttista MASA KITA TDK BISA BIKIN MEREKA PUNYA OTAK KITA JUGA, sekaligus ciptakan lapangan kerja bagi warga, iran saja negara kecil tapi bisa.. di embargo lagi,, masih bsa berkembang pertahanan nya, kita INA maLah dihina sama malay lebay, MANA MACAN ASIA,,,,,,? MACAN OMPONG….!!!!, MALU ORANG BUGIS DI INDONESIA ADAT KITA SIRI’ NEGARA DI HINA BADIK SIAP PERANG
    WASSALAM
    ANDI ASHAR

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: