Hikmah Pemilu Iran Bagi Bangsa Indonesia

Pelaksanaan pemilu di Iran telah mengakibatkan kerusuhan yang menelan korban jiwa, dan mengundang banyak simpatik dari masyarakat dunia. Berawal dari kemenangan Mahmoud Ahmadinejad, yang dituduh telah melakukan kecurangan memicu gelombang demostrasi dari kalangan pendukung Mir Hossein Mousavi, demonstrasi tersebut semakin tidak terkendali dan berubah menjadi kerusuhan setelah terjadi penembakan terhadap demonstran.

Sejalan dengan agenda bangsa Indonesia yang akan menyelenggarakan pemilu pilpres, kejadian di Iran sudah selayaknya dijadikan sebagai pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia sehingga apa yang terjadi di Iran tidak akan pernah terjadi di Indonesia sampai kapanpun.

Pelajaran yang dapat diambil dari kejadian di Iran tersebut diantaranya:

1. Siap Menang dan Siap Kalah

Dalam hal ini, dibutuhkan jiwa kesatria dari para capres dan cawapres yang ikut dalam pilpres, jangan sampai Siap Menang dan Siap Kalah yang deklarasinya telah dilaksanakan secara meriah hanya sebatas prasasti yang jadi pajangan belaka tanpa ada tindakan nyata. Jiwa kestria juga harus dimiliki oleh para tim sukses maupun para pendukung khususnya yang telah “berinvestasi” bagi kemenangan capres dan cawapres nya.

Jika ternyata memang ada kasus kecurangan (semoga tidak ada), capres dan cawapres harus mampu meredam pendukungnya sehingga tidak langsung “turun ke jalan”, meskipun memang sangat “menyesakan dada”, kalah karena kecurangan. Selesaikan kecurangan tersebut melalui jalur hukum, dan seorang Pemimpin sejati tidak akan mengorbankan rakyat dan bangsanya untuk kepentingan pribadi.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi kecurangan, dari awal sudah seharusnya mesin politik para capres dan cawapres memantau pemilu dan sampaikan langsung jika ada kecurangan, jangan sampai saat kalah baru bicara kecurangan.

2. Tidak Mudah Terprovokasi

Ada juga pendapat bahwa kerusuhan di Iran didalangi oleh “pihak luar”, karena pemenang/presiden terpilih merupakan orang yang “tidak disukai” dan kebijakannya “tidak sejalan” bahkan cenderung mengancam “kepentingan pihak luar”.

Untuk menghindari provokasi dari luar, rakyat Indonesia sudah saatnya belajar untuk tidak mudah terprovokasi, karena sampai saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang mudah terprovokasi. Kita sudah saatnya sadar bahwa Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah, telah menjadi daya tarik bagi “pihak luar” untuk menguasainya secara “halus”, karena untuk menguasai secara “terbuka” sudah tidak mungkin. Hal ini yang memungkinkan “bermainnya pihak luar” untuk menciptakan pemerintahan yang lemah dan mudah dikontrol untuk menjalankan agenda tersembunyi mereka.

Semoga dengan semakin dewasanya rakyat Indonesia dalam berpolitik, semakin mandiri pula bangsa Indonesia, sehingga Indonesia dapat menjadi negara yang “merdeka 100%” dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: