Dimanakah Makam Prabu Kian Santang?

Setelah sekian banyak catatan sejarah yang sudah saya baca dan makam/kuburan yang dianggap sebagai makam Prabu Kian Santang yang sudah saya kunjungi, akan tetapi pertanyaan tersebut [judul di atas] sampai saat ini belum saya temukan jawabannya secara pasti, bahkan semakin banyak saya cari tau, semakin tidak jelas dimanakah makam sebenarnya, Prabu Kian Santang.

Prabu Kian Santang atau Pangeran Walangsungsang atau Sunan Rohmat atau Sunan Godog atau Ki Samadullah atau Abdullah Iman atau Pangeran Cakrabuana atau Hurang Sasakan atau Sri Mangana atau Gagak Lumayung atau Maulana Ifdil Hanafi atau Haji Tan Eng Hoat dilahirkan sekitar tahun 1423 M merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yaitu Nyai Rara Santang atau Nyai Hajjah Syarifah Mudhaim lahir sekitar tahun 1426 M dan Raja Sangara lahir sekitar tahun 1428 M. Dari hasil perkawinan antara Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang atau Nyai Subang Karancang.

Sejarah hidup Prabu Kian Santang juga terdiri dari beberapa versi, akan tetapi sejarah hidup beliau yang paling terkenal terutama oleh kalangan masyarakat Jawa Barat adalah awal mula beliau memeluk agama Islam.

Dalam Babad Godog diceritakan bahwa Kian Santang muda saat itu adalah seorang yang sangat sakti, sampai-sampai beliau tidak pernah melihat darahnya sendiri. Jiwa mudanya yang bergelora membawa beliau berkelana mencari orang yang sanggup mengalahkan beliau sampai beliau dapat melihat darahnya sendiri, hingga pada suatu saat beliau mendengar bahwa di daerah arab ada seorang yang sangat sakti mandra guna. Dengan ilmu ”napak sancang”nya (dapat berjalan di atas air) beliau sampai di wilayah arab dan bertemu dengan orang tua di pinggir pantai, dan singkat cerita mereka bertemu dan berkenalan sehingga orang tua tersebut mengajak beliau ke rumahnya dan orang tua tersebut berjanji akan mempertemukan dengan orang sakti yang dicarinya, dalam perjalanan ke rumah, tongkat orang tua tersebut tertancap dipasir, dan orang tua tersebut meminta bantuan Kian Santang untuk mengambilkannya, akan tetapi walaupuan seluruh ilmu kedigjayaan yang beliau miliki digunakan untuk mencabut tngkat tersebut, tetap saja tongkat tidak dapat diambil, sampai akhirnya keluar darah dari pori-pori tangan kian santang.

Dari kejadian tersebut Kian Santang baru menyadari bahwa orang tua yang bertemu dengannya adalah orang yang dicarinya, orang tua tersebut adalah Syaidina Ali bin Abu Thalib ra., akhirnya beliau pun insyaf atas kesombongannya dan memeluk agama Islam.

Dalam cerita lain pula ada yang menyebutkan bahwa beliau memeluk Islam dibai’at langsung oleh Rasulullah SAW., kedua kisah tersebut jika dirunut berdasarkan periode waktu beliau di lahirkan dengan periode Rasulullah dan para Sahabat sangat terpaut jauh periodenya yaitu sekitar kurang lebih delapan abad. Wallahualam…

Berdasarkan sumber lain di ceritakan pula bahwa beliau sudah memeluk agama Islam sejak kecil/lahir, karena beliau adalah cucu dari Syekh Quro dari karawang, ayah dari ibunya yaitu Nyai Subang Larang. Kemudian beliau belajar agama Islam pada Syekh Datuk Kahfi di Cirebon, dan pergi ke tanah suci untuk melakukan haji sekaligus memperdalam ilmu agama Islam bersama adiknya yaitu Nyai Rara Santang.

Setelah kembali ke tanah Jawa, beliau mendirikan kerajaan Cirebon dan menyebarkan agama Islam, sampai suatu waktu beliau mengajak ayahnya yaitu Prabu Siliwangi untuk memeluk agama Islam, tapi walau pun Prabu Siliwangi sudah menyadari bahwa agama Islam adalah agama yang benar, karena Nyai Subang Larang istri Prabu Siliwangi, Ibunda Kian santang Sendiri adalah seorang muslimah, akan tetapi ayah beliau Prabu Siliwangi belum diberikan hidayah oleh Allah SWT. untuk memeluk agama Islam.

Sampai terjadilah suatu kejadian yang terkenal pula kisahnya dikalangan masyarakat Jawa Barat yaitu kisah dikejar-kejarnya Prabu Siliwangi oleh Kian Santang dan dalam proses pengejaran itu masing-masing menggunakan ilmu ”nurus bumi” yaitu berlari dibawah tanah. Sampai di sebuah hutan di daerah Tasikmalaya Garut yang bernama hutan Sancang mereka bertemu dan bertarung mengadu kesaktian.

Akan tetapi Prabu Siliwangi kalah dalam pertarungan tersebut dan Prabu Siliwangi dengan kebijaksanaanya mempersilahkan pengikutnya untuk mengikuti ajaran Kian Santang, cerita ini termaktub dalam Uga Wangsit Prabu Siliwangi.

Perjalan panjang hidup Kian Santang yang berkelana antara wilayah tatar Sunda dan Cirebon, hal ini lah menjadikan makam beliau ada dimana-mana yaitu diantaranya di komplek pemakamam Gunung Jati – Cirebon, di daerah Godog – Garut – Jawa Barat, di daerah hutan Sancang – Garut – Jawa Barat, dan dibeberapa tempat lainnya. Dan untuk makam asli beliau tidak ada yang tau pasti, tapi jika mengikuti perjalanan sejarah, makam yang berada di komplek pemakaman kesultanan Cirebon yang ada di wilayah Gunung Jati, yang lebih mendekati kebenaranan.

Makam yang berada ditempat lain hanya merupakan suatu simbol yang dibuat oleh masyarakat diwilayah tersebut yang menunjukan bahwa beliau pernah ke wilayah tersebut (patilasan [sunda: bekas singgah]). Hal ini sama seperti makam-makam seorang nabi yang berada di beberapa tempat.

    • Adi
    • November 16th, 2007

    Wah. Saya baru tahu legendanya. Mau nanya neh, mas. Boleh ya. Siapakah Haji Sakti Qudratillah ? Siapakah Ki Gentar Bumi dari Cisolok? Thanx

      • gagak prabu
      • Mei 19th, 2010

      bagaimana mas adi sudah tau kah Haji Sakti Qudratillah..?? yg saya tau beliau bernama lengkap syeikh wali haji sakti eyang qudratullah.. beliau merupakan salah satu waliullah..

      • rasid maulana sidiq
      • Juli 28th, 2010

      Haji sakti Qudratullah yaitu seorang syeh yang sederajat dengan auliya,beliau wafat tahun 1998 dan dimakamkan di tegal papak pelabuhan ratu,hubungan dengan ki gentar bumi dari cisolok,menurut sumber yang saya terima abartnya bupati dengan wilayahnya. artinya ki gentar bumi ityu yang pegang wilayah di cisolok,sedang h.s.qudratullah yang memilikinya.h.s qudratullah menanmkan ajaran iman-islam-dan ihsan.

        • hambali
        • Desember 14th, 2010

        stau saya sya syekh wali haji qodratullah wafat tahun 1995, klo 1998 slah atuh………….???
        coz sya yng prnah ziarah ke sana……….,

        • Rista Sari Yusuf Qomara
        • Maret 18th, 2011

        Assalamualaikum..saya cucu dr eyang KHS Qodratullah mau konfirmasi,yg benar beliau wafat di: Jakarta, 6 Desember 1995 ( 13 Rajab 1416 H ),dan di makamkan di Karang Papak Pelabuan Ratu

        • gagakprabu
        • Juni 1st, 2011

        Asalamualaikum

        Rista Sari Yusuf Qomara :
        Assalamualaikum..saya cucu dr eyang KHS Qodratullah mau konfirmasi,yg benar beliau wafat di: Jakarta, 6 Desember 1995 ( 13 Rajab 1416 H ),dan di makamkan di Karang Papak Pelabuan Ratu

        • gagakprabu
        • Juni 1st, 2011

        Asalamualaikum… Teh Rista… Alhamdulillah akhirnya bisa silaturahim disini dgn cucu eyang… kebetulan ayah saya pernah menjadi salah satu murid dari eyang sewaktu eyang mukim di daerah otista.. Insya Allah bisa menjalin silaturahim kembali.. BAROKALLAH

      • aris
      • Oktober 22nd, 2010

      aaaaaaaaaaaaaa die uuuuudik mat sih luw kyaaaaa nak teka jaaaaaaaaaaaaaa
      hahahahahahahahahahahahahahah
      kiding bro

      Adi :
      Wah. Saya baru tahu legendanya. Mau nanya neh, mas. Boleh ya. Siapakah Haji Sakti Qudratillah ? Siapakah Ki Gentar Bumi dari Cisolok? Thanx

      • aris
      • Oktober 22nd, 2010

      wah lo ntu mah tanya ja ke siiii evooooi

    • eevooi
    • November 16th, 2007

    Ya tentu boleh dong Mas… terima kasih atas pertanyaanya…
    Sampai saat ini saya belum dapat referensinya Mas…
    Jadi maaf belum bisa jawab pertanyaannya….. :(
    Pertanyaannya buat PR saya dulu, Insya Allah kalau saya dapat referensinya, saya sampaikan di blog ini…
    Kalau Mas Adi dapat referensinya duluan boleh dong di share… :)

    • Budi
    • Desember 7th, 2007

    Berdasarkan sejarah Bogor, pernikahan Prabu Siliwangi dengan Subang Larang memperoleh tiga orang anak, masing-masing: Walangsungsang, Lara santang dan Kian Santang. Jadi Walangsungsang bukanlah Kian Santang. Silakan buka website Kota Bogor. Semoga bermanfaat…..

  1. Terima kasih banyak atas sarannya kang Budi…
    Memang betul ada sumber yang mengatakan demikian, tapi setelah saya coba telusuri sejarahnya dari beberapa sumber baik tertulis maupun lisan (khususnya penduduk disekitar lokasi situs sejarahnya), sepertinya dua nama tersebut adalah orang yang sama, sebab ada kesamaan cerita antara Walangsungsang dan Kian Santang, yaitu beliaulah yang “mesantren” kepada Syekh Datuk Kahfi. Sedangkan menurut sejarah yang mejelaskan bahwa Kian Santang adalah adiknya Walangsungsang, menyatakan beliau bertemu dengan Syaidina Ali, hal ini menurut saya “membingungkan” karena masa hidup kedua tokoh tersebut berbeda, kemungkina tokoh yang bertemu itu bukan Kian Santang, tapi Rakeyan Sancang. Wallahu ‘alam…

      • BERRY
      • April 9th, 2010

      Yg bertemu dngn kian santang adalah syech abd.qodir jaelani al bahgdad.

        • ODOY
        • November 19th, 2010

        Ada data outentiknya kang yang bisa dijadikan acuan..penemuan baru nih,,,,,,

      • ipunk
      • Januari 19th, 2012

      ga usah bingung,ga ada yg ga mungkin.contohnya nabi khidir nyampe skrg msh hidup.krn di turunkanny manusia ke muka bumi utk menjadi khalifah.jd mgkn sj mrk msh hdp,tp dgn nama lain.krn da istilah nitis ama notos.mrk mgkn manusia pilihan yg di beri tugas oleh allah swt memelihara dunia.

      • syahrul partawijaya
      • April 11th, 2012

      Assalamu alaikum…..maaf saya cuma mau cerita pengalaman batin saya…….suatu malam dalam mimpi saya ,saya bertemu dgn seseorang lelaki berbaju serba putih dan memberi satu ayat alqur’an ke saya,..kemudian lewat murid/cucu dari pewaris ilmu NYI MAS RATU GANDASARI PAMURAGAN…saya ketahui nama beliau,….kemudian belakangan saya bermimpi bertemu dengan seorang lelaki gagah dgn pakaian putih dgn ikat kepala berbentuk segitiga,berkumis tipis,tampan dan berwibawa, beliau mengaku bernama KI SANTANG, …kemudian lewat bantuan Ibu Liliek yg tinggal di BSD serpong, secara ghaib, juga hadir Waliyallah Sayyidina Ali yang memberi…katakanlah…pengesahan atas ayat yg telah diberikan ke saya….saya sangat bersyukur, tapi saya sangat haqul yakin bahwa memang ada hubungan ghaib,historis ,faktual pada tokoh2: KI SANTANG DAN SAYYIDINA ALI….semua harus dilihat dgn kacamata keimanan bukan dgn logika semata..kalo dgn logika memang rentang waktu Sayyidiana Ali berbeda zaman dgn Ki Santang. …Tapi saya sangat bersyukur dgn pengalaman batin tsb yg menambah keimanan saya…..wallahu alam bissawab…

    • kang dudung
    • Desember 13th, 2007

    punteu baraya sadayana pernah ngadangu teu anu namina keris kirompang?

      • rasid maulana sidiq
      • Juli 28th, 2010

      bukan keris ki rompang,tapi keris Kiyai sampang yang dulunya pernah dipegang oleh raja Raden Wijaya yang kemudian kabarnya dipegang Bung Karno,lalu Suharto,pada tahun 1997 keris itu hilang dari tangan pak harto dan sampai saat ini belum ada yang menemukanya.keris kayai sampang merupakan pusaka kerajaan,dan sampai sekarang jadi mitos siapa yang pegang pusaka itu bakal jadi calon pemimpin bangsa ini yang mampu membawa bangsa ini ke kejayaan , subur,makmur,aman, dsb. gitu katanya.

        • mamaasep
        • Oktober 20th, 2010

        kalo yg di maksud barangkali ya, keris jaman penguasa mataram pertama mungkin ada pada kawan namun biar jelas detilnya minta di kirim cirinya seperti apa trima kasih

  2. Punten Kang, abdi ge nembe ngadangu aya keris nu namina Kirompang…
    Mangga ka baraya sadaya anu terang perkawis keris kirompang, tiasa masihan informasi na…
    Hatur nuhun…

    • Dhilan Djalani Kusumaputra
    • Januari 30th, 2008

    Assalamu’alaikum..
    Mohon maaf! Saya coba ikut komentar tentang sejarah sunda islam. Ada beberapa informasi dari Guru-guru ngaji saya yang ada di batas kota Ciamis, Bogor, Cirebon, dan Banten. Kesimpulannya bahwa agama islam itu masuk di tanah pasundan adalah sebelum wali sanga menyebarkan islam di tanah jawa, tetapi memang hanya bersifat lokal saja seperti di daerah pedalam Panjalu, Cianjur, dan Sumedang. Terima kasih. Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

      • rasid maulana sidiq
      • Juli 28th, 2010

      menurut sumber yang saya temui bahwa islam di indonesia sekitar abad 7 ,kemudian prabu siliwang punya anak pertama R. kiansantang yang berguru ke syeh Hanafiah putra Sayidina ali yang mampu mengalahkan Kian santang,kemudian masuk islam dan berguru ke Kiyai Padoli di garut ,kemudian diberi nama syeh Nurjati, yang selanjutnya jadi ki kuwu pertama di caruban,kemudian adiknya R.Walangsungsang dan Larang santang datang menyusul,selanjutnya kuwu caruban di ganti oleh R.Walangsungsang yang mendapat gelar bah kuwu Cakrabuana,sedang kiansantang pergi dari caruban menjadi ulama dan mendirikan pasantren yang dikenal jambu pitu.yang konon menurut cerita dapat mengambil kembang cangkok wijaya kesuma dari ratu laut kidul.sampai sekarang jadi mitos barang siapa bisa ketemu dengan syeh nurjati alias kian santang,alias eyang semar,alias kiyai jambe lae bakal mendapat kedudukan.menurut sumber lain dikatakan bahwa kembang cangkok wijaya kesuma disimpan disebuah gua yang samapi sekarang jadi rebutan antara bangsa manusia dan bangsa jin.ciri dari R. kian santang yaitu memiliki pusaka pedang syaidina ali dan golok cabang,pedang ali merupakan pangwali dari pernikahan larang santang dengn raja mesir yang merupakan keturun Ali.begitu katanya.

      • aris
      • Oktober 22nd, 2010

      kak mu nanya nih le kga ? ………..

      • ipunk
      • Januari 19th, 2012

      itu emg bener,karna islam pertama di pulau jawa itu di karawang,syech quro.

    • aduy
    • Maret 3rd, 2008

    Jika kita cermati dari sejarah diatas, jelas sudah bahwa penyebaran atau dakwah islam yang dilakukan oleh kian santang bersama adiknya nyai rara santang ibu dari sunan gunung jati haruslah kita contoh, sungguh besar jasa-jasa mereka dalam menyebarkan agama islam. hingga saat ini kita dapat memeluk agama yang diridhoi Allah ini. perjuangan, kegigihan, semangat dan pengorbanan mereka di jalan dakwah bukannya tanpa rintangan banyak juga yang menghalangi dakwah mereka salah satunya datang dari ayahnya yaitu prabu siliwangi.
    sekedar informasi, kita juga harus berterima kasih kepada para khalifah islam yang telah mengutus ulama-ulama islam ke nusantara salah satunya daerah pasundan ini. karena andil para khalifah pada jaman khilafah utsmaniyah yang mengutus ulama-ulama islam ke wilayah nusantara ini kita dapat memeluk islam, karena hanya islam sajalah satu-satunya agama yang dirihoi oleh Allah SWT. (Al-Imron, 19).
    Kian santang dan nyai rara santang adalah murid-murid dari salah satu ulama utusan khalifah islam. karena sudah sepantasnya rasa syukur kita rasa terima kasih kita, kita curahkan dengan cara meneruskan dakwah islam yang pernah dilakukan oleh mereka khususnya di jaman sekarang yang sudah kembali menjadi jaman jahiliyah. kita harus mengenalkan kembali islam kepada masyarakat yang kini mungkin banyak diantara mereka yang tidak tau apa islam itu, kebanyakan orang hanya mengenal islam yang hanya mengatus urusan ibadah mahdoh saja yang merupakan hubungan manusia dengan Allah seperti Sholat, Zakat, Puasa, Naik Haji mereka tidak tahu bahwa islam juga mengatur urusan hubungan manusia dengan manusia seperti ekonomi, sosial, politik, hukum, pemerintahan. hubungan manusia dengan dirinya sendiri seperti pakaian, makanan dan minuman. banyak wanita yang tidak mengetahui bahwa jilbab itu wajib untuk dipakai wanita yang akan keluar rumahnya dan wajib dipakai ketika kita bertemu orang yang bukan mahromnya. banyak juga wanita yang mengatakan kerudung itu jilbab padahal jika kita pelajari lagi, jilbab dan kerudung adalah dua hal yang berbeda (Lihat An-Nur 31 dan Al-Ahzab 59) dan kedua-duanya wajib dipakai oleh seorang muslimah.
    saya hanya bisa mengajak kepada teman-teman semua marilah kita masuk islam secara kaffah seperti halnya Kian santang dan Nyai Rara santang agar kita bahagia Dunia dan Akhirat.
    maaf komennya terlalu panjang, semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan dapat mengingatkan kita agar kembali ke jalan Allah SWT dan Rasulullah SAW.
    Amin…
    Tegakkan Syariah…..
    Tegakkan Khilafah….
    Indonesia Jadi Berkah….

    • Djenambang Bin Tandjak
    • Maret 4th, 2008

    Alhamdulillah.. Kami setuju sekali dengan komentar Mr Aduy (ditulis pada 3 Maret 2008), terutama tentang sikap Kian Santang dalam menerima hidayah dari Alloh SWT dan masyarakat sunda pada umumnya. Semoga kita semua mendapat ridho-Nya.. ULAH ERA BASA SUNDA.. Karena menurut saya, tidak akan berkurang Iman dan Islam kita dalam mempertahankan bahasa trasdisional.. Majulah Indonesia..

  3. Terlepas dari dimana letak makam prabu kian santang, atau pun riwayat-riwayat mengenai beliau, hal itu jangan menjadi suatu persoalan yang diperdebatkan. Yang pasti kita wajib bersyukur dengan nikmat iman dan islam yang Alloh SWT berikan terhadap kita. Adapun mengenai riwayat /sejarah masuknya islam perlu untuk kita ketahui, terutama metode dakwah para ulama zaman dulu. (bukan letak makam atau riwayat para ulamanya loh)

    Yang jelas…. visi & misi / tujuan para ulama itulah yang harus kita teruskan.

  4. Ass. Wr Wb
    Ngahaturkeun salam kasadayana wargi, dulur, baraya, rerencangan pokoknamah All..
    manawi aya nu uninga
    (margina pribados kapoekan ?)

    “cahaya hurip kucahyaning roh”
    “roh hurip kucahyaning Allah”

    diantos pisan bantosan na!
    hatur nuhun pisan

      • rasid maulana sidiq
      • September 21st, 2010

      menurut pendapat saya dan pengetahuan yang saya tahu cahya hurip kucahyaning roh artinya bahwa manusia hidup oleh jiwanya dan yang menghidupkan jiwa itu adalah hatinya.roh hurip kucahyaning Allah. artinya hdiup manusia karena ijin atau kersanya Allah. kalau digabung barangkali begini: kehidupan manusia tergantung pada kehidupan jiwanya,dan kehidupan jiwa tergantung hatinya.karena didalam hati itulah tempat bersemayamnya ilham dari Allah.semoga bermamfaat.

    • maaf ikut berkomentar.Menurut persi yang saya tahu bahwa raden Kiansantang bertamu syeh Hanfiah putra syayidina Ali bin abu tolib jadi orang tua yang menyuruh kiansantang mengangkat tongkat itu adalah syeh hanfiah bin Ali bin Abutholib yang kemudian mengislamkan kian santang,kian santang ke ketemu syeh hanafiah atas perintah buyut pendita yang nama aslinya pendita rakim alis kiyai padholi di garut,kemudian sepulangnya dari mesir kian santang diganti nama oleh kiyai padholi menjadi syeh Nurjati.kaitan dengan prabu siliwangi menurut persi yang saya terima bahwa kerajaan siliwangi yang bersal dari kerajaan galuh pakuan pajajaran stelah dipegang kiBaduga putra dari Wastu Kencana beliau dikenal Prabu siliwangi I,sedangkan Kibaduga punya anak bernama Raden Manah rasa yang kemudian dikenal prabu siliwangi II yang kemudian menikah dengan subang keranjang secara islam.selanjutnya punya anak 3 kiansantang,walangsungsang,dan larangsantang.yang ketiganya tidak mau jadi raja melainkan mencari agama islam.kerajaan dipegang oleh putra raja siliwangi II dari selir.dikenal prabu seliwangi III.jadi kian santang tidak perang dengan ayahnya.begitu mudah-mudahan bermamfaat

      • R Kodriat H
      • Oktober 13th, 2010

      Sagala makhluk bisa hirup tapi can tangtu bisa hurip, ieu bedanya antara jelema jeung sato.
      Nu mawa hurip teh nyaeta Roh, maksud Roh nyaeta nyawa anu salawasna di tuntun atawa merhatikeun aturan All swt, tah didieu bedana jelema jeung sato ari sato mah cukup hirup sabab teu boga Roh tapi ngan saukur nyawa, nyakitu tea hirup na oge teu kudu ngagunakeun utekna keur ngajalankeun hirup, ngan cukup asal bisa dahar jeung manjangkeun turunan geus merenah sabab ieu geus dibere ku Alloh swt nu ngarana instink tea
      Makana lamun jelema hayang hurip kudu ihtiar neangan ilmuna supaya Roh urang dipaparin pitunjuk anu saestuna kalawan RidhoNa, jadi lamun jelema teu ihtiar teu beda jeung sato mungkin leuwih goreng ti sato, coba wae tengger keun lamon sato paeh pasti bangkena masih aya hargaan kumaha lamun bangke jelema kajeun teuing keur hirupna pangkatna luhur tetep wae euweuh hargaan…punten sim kuring nyanyahoan mugia kersa ngahapunten…mugi sing enggak mendakan anu di maksad..baktos

        • ipunk
        • Januari 19th, 2012

        tah eta tujuan hirup jelema teh.apakah jadi manusa,apakah jadi sato.nu bakal mulang ka asal teh roh urang,lain jasad urang.jadi leuwih di perkuat rohani di banding jasmani.

  5. nambihan nu ka kantun

    manawi aya ” Katurunan Siliwangi”

    Jeung dulur kudu AKUR!

      • T.sofyan
      • Januari 26th, 2011

      engke dina waktos anu tos ditantuken bakal muncul putra sunda asli anu janten pamimpin Indonesia anu tiasa ngajantenken Indonesia gemar ripah repeh rapih, sayogya na tikitu bangsa indonesia bakal janten bangsa no 1 lantaran tiasa ngayomi sadaya bangsa bangsa sareng kemajuan na tiasa ngabantos ka bangsa lain boh tina elmu pangetahuan atanapi tina materi,aya papatah sunda anu disungkemken ku kangjeng prabu siliwangi (kangjeng sri baduga maharaja) anu uningana kieu
      dimana haur pugur ges naceb di ci laut eren jeng loba kapal nalian kanu haur ita tidinya bakal muncul putra asli sunda ani tiasa ngajantenken bangsa indonesia maju, upami ti na panarawangan sim abdi tiasa kacumponan 3-4 periode ti ayena, upami hoyong nalungtik kana sejarah kangjeng prabu sumaga urang ngariung, margi seeur anu bohongna tibatan aslinya hiji conto di makam prabu kian santang upami di talungtik aya kirang lewih 100 juru kunci tapi hiji oge teaya anu katurunan kangjeng prabu

  6. hapunten nya bade ngiring nimbrung,” saya aga sedikit lupa tapi ada yang ingat sedikit,kalau tidak salah dari rosululoh hingga kholifah alli bin abi tholib dari abad 1400 s/d 1600 masehi(abad 14 s/d 16), dan kalau tidak salah lahir nya prabu kian santang di kerajaan tarumanagara (bogor) sama pada abad 14 tapi saya ga trlalu yakin,bsk saya tambahin lagi ya dengan referensinya,trs mohon dicantum kan lahir dan wafat nya sayidina alli,dan prabu kian santang mksh ,hatur nuhun///,

    nuhun pisan dulur tos kersa ningalian blog abdi….
    perkawis sajarah Kholifah Ali bin Abi Tholib seueur pisan referensi na diantawisna tiasa dulur tingali di http://id.wikipedia.org/wiki/Ali_bin_Abi_Thalib,
    kitu deui sejarah Prabu Kian Santang, seueur pisan referensina diantawisna di http://www.cirebonkab.go.id/index.php?pilih=hal&id=9&Login=8b441b2eb4283dfe640272609d3ae191

    • ahmad miftah
    • Juni 22nd, 2008

    restribusi dll masukke komplek makam kian santang yang di garut berapa?

    • nonggerak
    • Juni 30th, 2008

    punten ulah dicampur sejarah pajajaran sareng kagoiban. Sadayana mahluk teu aya nu goib.

    • hajianan
    • Juli 8th, 2008

    ki santang aya di kulon,sanes bangsa manusa. Siliwangi, bangsa manusa

    Tepu

  7. kian santang masih hidup Mas
    ini buktinya

    http://givangkara.multiply.com/photos/photo/140/64

    silakan dilacak, terima kasih

      • ahmad rahmat
      • November 10th, 2010

      saya lihat dan putuskan
      bukti bahwa Kian Santang masih hidup
      ” sangat tidak benar ”

      A. Rahmat

    • erin
    • September 1st, 2008

    saya kagum dengan keberanian nya dan dengan ketinggian ilmu nya!

    • arya
    • September 2nd, 2008

    siapa pewaris tongkat siliwangi ( tongkat hitam berkelapa Harimau ) setelah kian santang meninggal ?

    • GUMGUM
    • September 14th, 2008

    KEUDAH DIUNINGA KU PALAWARGI, REHNA KIANSANTANG SRG SAYIDINA ALI PATEUPUNG DI NEGRI ARAB TEH T NYAMBUNG KUMARGI MASA HIDUPNYA JAUH PISAN KINTEN2 8 ABAD. SARENG NU NAMINA KASAKTIAN DI NEGRI ARAB T AYA HAL2 NU GOIB , REHNA DINA PEPERANGAN MASA ROSULULLOH SADAYANA SAHABAT NABI GE KANTOS TERLUKA KU PANAH ATANAPI KU TOMBAK. JANTEN NU NAMINA KASAKTIAN TEH NGAN SAUKUR BUMBU KANGGE RAMENA DONGENG. MUN AYA JALMI DINA DONGENG2 DI NEGERI URANG NU SARARAKTI, MOAL MUNGKIN ATUH NEGERI URANG DI JAJAH BELANDA 350 TAHUN.

    • KangAsep
    • September 23rd, 2008

    PANUJU SARENG PAMENDAK KANG GUGUM, NGAN ELMU TEH KAN AYA SEUEUR DIANTAWISNA ELMU AGAMA, ELMU KADIGJAYAAN, ELMU PERANG, ELMU PENDIDIKAN SAJARAH, SAIN JST. JEUNG KEDAH EMUT SADAYANA ELMU KAGUNGAN ALLAH.

    TAH SIGANA ELMU NU MATAK NAGARI URANG DIJAJAH 350 TAHUN MAH SANES LANTARAN TEU AYA JALMI NU NGELMU KADIGJAYAAN.

    NAHA AYEUNA NAGARI URANG GEUS MERDEKA KITU? MALAH AYEUNAMAH PENJAJAHAN TEH NGARAMABAH DISAGALA BIDANG, JIGANAMAH KULANTARAN SALAH NERAPKEUN ELMU.

    URANG SUNDA HUDANG EUY……HAYU GEURA SOSON-SOSON DIAJAR NGELMU NU BENER!

      • cecep
      • Januari 7th, 2011

      kumargi jaman ayeuna mah jalma teh ngelmu teh ameh pinter lain ameh ngarti,sareng elmu disimpenna dina otak lain dina manah.

      • cecep
      • Januari 7th, 2011

      kumargi jaman ayeuna mah jalma teh ngelmu teh ameh pinter lain ameh ngarti,sareng elmu disimpenna dina otak lain dina manah

      KangAsep :
      PANUJU SARENG PAMENDAK KANG GUGUM, NGAN ELMU TEH KAN AYA SEUEUR DIANTAWISNA ELMU AGAMA, ELMU KADIGJAYAAN, ELMU PERANG, ELMU PENDIDIKAN SAJARAH, SAIN JST. JEUNG KEDAH EMUT SADAYANA ELMU KAGUNGAN ALLAH.
      TAH SIGANA ELMU NU MATAK NAGARI URANG DIJAJAH 350 TAHUN MAH SANES LANTARAN TEU AYA JALMI NU NGELMU KADIGJAYAAN.
      NAHA AYEUNA NAGARI URANG GEUS MERDEKA KITU? MALAH AYEUNAMAH PENJAJAHAN TEH NGARAMABAH DISAGALA BIDANG, JIGANAMAH KULANTARAN SALAH NERAPKEUN ELMU.
      URANG SUNDA HUDANG EUY……HAYU GEURA SOSON-SOSON DIAJAR NGELMU NU BENER!

      .

    • mizQat
    • Oktober 16th, 2008

    Punteun , saurna kian santang teh budak nu ka 39 ? raina lara santang nu bungsu k 40 .
    tah ai saur abdi mah prkawis tepang sareng sydina ali mah , tiasa wae meski beda 8 abad ge , da soalna ai org” suci mah mun tos teu aya ge tiasa ngabingbing nembongan k eyang kian santang ,

    da ti baheula ge di tatar sunda mah teu aya nu namina perang sadarah , jd prabu siliwangi mah ngabelaan nyumput dari pd kudu perang jeung budak sorangan . apanan SILIH ASAH
    ASIH ASUH teh paribasa ti pajajaran .
    saurna mah ayeuna teh eyang prabu siliwangi mah nuju di laut pameumpeuk .

    Hiduplah urang sunda . :)

      • budak baonxz
      • September 29th, 2009

      Prabu Siliwangi ayana dicirebon…hoyong pendak mah gampil upami panjang mulud sok aya ngilu ngahadiran tapi kedah kabuka heula mata bathina… rarayna pinuh ku rasa kaduhung…bisa diterjemahkeun maksud bahwa islam teh agama nu saleresna…/ieu mah ngaluruskeun wae bilih aya nu kasurupan/ nu gaduh ilmu nyurup aya nu ngaku -ngaku prabu siliwangi tong percanten tina pribadi prabusiliwangi nu saleresna lemah lembut memang raray mah sangar..,sananjan aya nu bisa nyurupkeun prabu siliwangi kana awak jelema. jelema eta kudu kuat ngimbangan ilmu kasaktian prabusiliwangi, sebab ilmu na masih nempel ngilu jeung lelembutan-na…tina cara manggilna oge pasti datang tapi moal ngadeketan paling jaga jarak antara 5 meter ngabandungan nu asup biasana nu boga ilmu nyurupmah mata bathina katutup wajar wae teu bisa ngabedakeun mana asli/mana nu ngaku-ngaku…ieu komentar ditulis berdasarkan pangalaman kuring nu ka-alaman…lain turutaneun wasalam

    • Bima di Kalimantan
    • Oktober 26th, 2008

    Hatur punten ah ngiring nimbrung.

    Abdi sapamadegan sareng Kang Asep rehna elmu kadigdayaan teh “AYA”. Alloh SWT Maha Gagah, Maha Kawasa, Maha Welas sareng Maha Asih. Kanggo Para Wargi sadaya upami hoyong yakin pilarian guru sareng prak ngelmu. Masalah kaayaan “para Sahabat Rosululloh di zaman peperangan seueur nu “terluka”, sadayana ngandung maksad sareng rencana Alloh SWT , di dinya aya Rahasia Alloh SWT anu kudu di tafakuran ku diri urang.
    Ngenaan penjajahan ka nagari urang, sababna mah lantaran urang eleh dina elmu lain ku bangsa luar. salah sahiji kalemahan SDM urang teh nyaeta gampang kapincut ka”dunya”an jeung gampang dipecahbeulah, malahan mah dugi ka ayeuna, urang teh masih dijajah, kitu sanes? Padahal profesor, Doktor, Insinyur , Ekonom, insinyur, para pengamat politik, politikus, teh saabreg-abreg di nagari urang teh.
    Dina elmu agama oge aya nu disebut “elmu syareat, tarekat sareng ma’rifat”. Saupami tilu elmu ieu ku urang tiasa kahontal, Insya Alloh “kadigjayaan” bakal kapimilik. Mangga urang sami-sami milarian tur mendakkan “Aci ning hirup jero ning hirup” nu salresna”.
    Mugia urang sadayana dipaparinan kasehatan, taufik, hidayah sareng inayah ti guti Alloh SWT. Amin ya Robbal ‘aalamin…

    • Bima di Kalimantan
    • Oktober 26th, 2008

    Hatur punten nambihan yeuh manawi bae aya manfaat atanapi ilham kanggo “eevooi”. Upami milarian atanapi bade nyocokkeun ayana “perbedaan zaman” waktos pendakna Sayidina Ali bin Abi Thalib sareng Kian Santang dumasar kana catatan sajarah, jigah na mah moal kapendak sareng moal lebet kana akal biasa ku urang.
    Dumasar kana pamahaman abdi (ieu mah ceuk abdi salaku jalmi anu awam), upami ningali kana “kasaktian” (kesucian) Sayidina Ali bin Abi Thalib dan Kian Santang salaku jalmi anu dipasihan “kaleuwihan” ku Alloh SWT, “pertemuan” diantara kaduana mungkin bae memang kajadian sok sanaos beda zaman sareng teu lebet akal kanggo anu awam. Dina elmu Sufi, kanggo jalmi anu parantos dugi ka darajat “Maqom” kalayan izin Alloh SWT, eta jalmi sareng saha bae tiasa pendak henteu kahalangan ku waktu sareng panghalang sanesna. Upami teu lepat saur urang sufi mah eta jalmi teh parantos “TERHIZAB”. Wallaahu ‘alam..
    Hatur nuhun.

    • SagaraJiwa
    • Desember 7th, 2008

    Hatur Punten nambihan yeuh manawi weh aya manfaatna kangge urang sarerea atuh ka abdi jadi amal ka sadayana jadi elmu
    sakapendak abdi teh prabu kiansantang sateacan ka nagri arab teh tos tiasa disebat mu’min ! naha make di sebat mu’min?
    ( sakapendak abdi yeuh ) anjeuna gaduh kayakinan yen aya kakuatan anu leuwih leuwih ageng ti batan anu ka pendak ku anjena ! janten anjeuna teh gaduh kapercayaan kangge milari saha atuh anu disebat pangkalna kabeuneran ! nya ku kituna anjeuna kaluar ti pajajaran kangge milari anu disebat tea ! kaditu kadieu teu kapendak wae akhirna teh anjenna ngarungan lautan kangge milari anu disebat Sang maha Benar ! janten saur abdi mah sateacan prabu kiansantang ka nagri arab prabu kiansantang teh tos tiasa disebat Mu’min orang yang percaya akan ada suatu dzat yang maha suci Yaitu Allah swt ngan anjena teterang nu disebat Maha Suci teh saha !? sakitu ti simkuring,hapunten nu kasuhun, bilih aya cariosan cariosan anu teu enak kana manah ! sanes mamatahan ngojay ka meuri ! sakali deui hanpunten ! hatur Nuhun.

    • serunting
    • Desember 16th, 2008

    Menurut saya berdasarkan fakta dari buku sejarah dari mulai SD, SMP dan SMA hingga buku2 buhun yg sy baca,dan sejarah dari makam yg telah saya datangi.
    Dahulu kala konon di negeri kutai( kerajaan pertama di indonesia)seorang bernama kundungga memiliki anak 3, mulawarman, purnawarman dan aswawarman.anak yg kedua hijrah kepulau jawa,dan setelah menetap di pulau jawa sebelah barat tepat nya di kota bogor( lihat prasasti kebon kopi dan ciaruten). pd th 528 m,berdirilah sebuah kerajaan yang megah gagah dan berwibawa, yang melambangkan tingginya langit biru, dan luasnya samudera biru, kerajaan tsbt bernama “TARUMANAGARA”yang artinya kerajaan biru/nagara biru,kerajaan tsbt dipimpin tiada lain oleh sang purnawarman dan nama lainnya adalah dewata wisesa,karena kearifan dan kebaikan nya raja tersebut mendapat gelar dari masyarakat yaitu “SILIH WANGI” yang artinya tiada lain silih=saling, wangi=harum ,jadi artinya saling mengharumkan antara pemimpin/raja dan masyarakat. sejak itulah semua raja di tatar sunda memakai gelar :SILIH WANGI” raja tsbt memiliki putra mahkota yang nm nya =ada yng bilang gagak lumayung dlsb.putra mahkota tsbt sangat sakti namun terkenal gemar mengadu ilmu,tp ditatar jawa tak ada satupun yg sanggup menandingi,dan dijaman kerajaan ini pun bersamaan dengan dinasti “TANG” dari china dan bersamaan dengan jaman rasululloh saw hingga para khalifah khulafaurrasyiddin,yaitu th 571 m s/d 632 m,silahkan lihat sejarah rasululloh lahir th 512 m,maka ini bersamaan dgn jaman kerajaan Tarumanagara.ketika dinasti Tang ingin meruntuhkan TARUMANAGARA’sang putra mahkota tsbt lah yg berhasil menaklukan dan memukul mundur pasukan dari dinasti Tang tsbt, dan sejak itulah putera mahkota terkenal dengan julukan “KI AN SAN TANG” yaitu penakluk dinasti Tang, konon menurut cerita putra mahkota tsbt berangkat ketanah arab karna mendapat wangsit dalam tapabrata nya, dan bertemu dgn rosululloh SAW dan ali bin abi tholib,dgn berbagai versi tp yg intinya sprt itu. ini sangat lah “RASIONAL”karena mereka memang hidup di abad yang sama,sepulang dari mekah berganti nama entah apa tepatnya,ada yang bilang galantrang seta, ada yang bilang roahmat suci, namun yang jelas beliau sepulang dari mekah menjalan kan syariat islam ,namun belum sepenuh nya faham sehingga ketika beliau menjalankan syariat sunat, malah batang kemaluan yang dia potong, hingga orng yg di sunat tsbt tewas,hingga sekarang daerah tempat meninggal orang tsbt di kenal dengan sebutan “SALAM NUNGGAL”terletak di jawa barat sebelah selatan.Dan sepulang kembali berguru ke mekah putra mahkota tsbt di bekali segenggam tanah yang kabar nya tanah tsbt adalah tanah suci yang kelak dipendam ditanah jawa sebagai tanda untuk beliau menetap kelak.Dan putera mahkota pun tiada hentinya mengajak sang baginda untuk memeluk dinnul islam,sampai2 mereka bersitegang, ttp sang ayah tetap teguh menolak, hingga akhirnya stlh beradu jesaktian sang ayah berkata”hai anakku janganlah kau paksa aku, aku tak ingin manyakitimu,jika kau yakin dengan agamamu laksanakanlah dengan benar,aku akan mencari kebenaran itu dengan caraku,semenjak itu sang putra tak lagi menghirau kan sang ayah dan kerajaan, demi tegak nya dinnul islam, beliau mengembara dinusantara khusus nya jawa sebelah barat,hingga di jawa sebelah barat sangat banyak patilasan dan nama beliau yang berbeda, karena setiap persinggahan sang tokoh ini selalu memakai nama yang berbeda untuk mencegah Ria, Ujub dan Takabur.Dan pd th 686 m, kerajaan Tarumanagara runtuh oleh kerajaan sriwijaya,sejak saat itu lama sekali ditatar sunda tak ada tanda2 atw kegiatan yang menunjukan adanya sebuah kerajaan,hingga akhir nya pd th 1030m (abad ke 11)berdirilah sebuah kerajaan yang bernama “PADJAJARAN” dan kerajaan tsbt dipimpin oleh seoarang raja yang bernama’ JAYA BUPATI JAYAMAWA WISNU MURTI SAMARARIJAYA WIKRAMA TUNGGA DEWA, yang bergelar sama yaitu “SILIH WANGI”.raja kedua padjajaran adalah” rahyang niskala wastukancana, ketiga” rahyang ningrat kancana, keempat “sribaduga maharaja(beliau bertahata di pakuan padjajaran pd th 1350 s/d 1457, pd masa ini terjadi perang bubat(perang saudara) antara pakuan padjajaran dengan majapahit, harap diketahui pakuan padjajaran adalah satu2nya kerajaan yang tidak ditaklukan oleh majapahit.kelima “hyang buni sora, keenam “prabu niskala wastukancana, ketujuh “tohaan, ke delapan “sang ratu jaya dewata, sembilan “ratu saksi, sepuluh “raja nusia mulya.
    Dari fakta tsbt, mungkin dapat membuka cakrawala pandang dan pikir kita, bahwa prabu KIAN SANTANG bukan lah jaman nya sunan cirebon atw pun para syeh muda yg ada di tatar jawa barat. namun beliau sungguh merupakan seorang tokoh tertua penyebar dinnul islam di tatar jawa sebelah barat dikepulauan nusantara yg bersamaan dgn jaman rosululloh, dan beliau lah yang pertama menyebarkan dinnul islam di nusantara dgn cara yang hanya allah swt dan beliaulah yang tau. wallohu alam bi showab!!!!!!

    Serunting!!

  8. saya setuju dengan cerita serunting bahwa prabu kiansantanglebih tua dr pd wali sanga, beliau adalah murid dari sayidina ‘Ali ra. Sekarang beliau bernama Syech Muhiddin Kanjeng Sunan Rohmat Suci & dimakamkan di desa kandang haur, godog – garut. Dan situ pula terdapat makam para sahabat & kerabat beliau, & bahwa Syech Abdul Qadir Al-Jaelani ra.pernah datang ketanah jawa hanya untuk bertemu dengan sunan rohmat. Wassalam.

  9. Kalau saya pribadi lebih menitik beratkan pada peninggalan situs dan pencatatan sejarah yang dicross cek dengan kandha (tuturan lisan).

    Dalam hal acuannya adalah pencatatan naskah kuno baik dari peninggalan Pajajaran sendiri maupun Cirebon. Dengan kata lain saya pribadi menunjuk Astana Gunung Jati lah letak makam Cakrabuana/Walangsungsang/Kian Santang. Meskipun dalam versi lain mengatakan bahwa Walangsungsang bukan Cakrabuana.

    Wallahualam,

    • Ali Al-Husairi
    • Desember 26th, 2008

    dears all
    Untuk semua khususnya penegak kebenaran sejarah…
    kaimi sangat menunggu bukti sejarah yang ada secara fakta akan kebesaran kerajaan padjadjaran… hemat kami sejarah mengakui akan kebenaran hal tersebut namun tidak atau kurang dilengkapi dengan bukti-bukti yang bertautan….
    satu hal yang saya ingin tanyakan apakah ada informasi tentang SYAHADAT PADJADJARAN ? Saya ingin tau siapakah SYEH BASYARUDDIN PADJADJARAN…
    NGATUERKEUN NUHUN KA SADAYA BARAYA….
    GOOD LUCK FOR ALL SUNDANIS
    BEST REGARDS FROM ME

    • serunting
    • Januari 3rd, 2009

    wallohu ‘alam bi shawab”sahadat padjajaran menurut saya adalah shahadat jaman agama islam baru masuk ke indonesia, karena jaman dahulu di indonesia sangat lekat dengan animisme(poercaya thdp roh2 )yaitu dijaman prabu sili wangi,tp skrg pun msh ada yaitu nama lainnya ada yg bilang sunda wiwitan klw di jawa munkin sama /ibarat kejawen, namun bagi kita yg yg tau menurut qur’an & sunah, tidak usah memikirkan tentang sahadat padjajaran,karena memang di jaman skrg pun byk aliran yg ingin memiliki masa/pengikut pdhl hanya bermodal spekulasi dan keyakinan yg tak mendasar.dan yg bodoh nya adalah sang pengikut,karena minim nya wawasan agama.jd dengan kata lain shahadat padjajaran adalah shahadat pengikut prabu sliwangi, yang wallohu ‘alam kebenarannya, tp iintinya yg lebih benar dan syah jelas lah putera nya, karena memiliki dasar dan fakta yang kuat, wallohu ‘alam,,,,

  10. Telah dimaklumi, agama sunda sudah ada semenjak sebelumnya Dewawarman bertahta di Salakanagara (130 – 168 M). Dihitung sampai sekarang, eksistensinya sudah kurang lebih 19 abad bahkan mungkin lebih. Kitab Suci sebagai pegangannya disebut Sambawa, Sambada dan
    Winasa, tiga kitab yang ditulis oleh “Prabu Resi Wisnu Brata”.

    Dalam berita serial Berita Pantun Bogor versi Aki uyut Baju Rambeng. Dalam “Pantun Gede”" (pantun sakral) episode “Curug si Pada Weruh”, diceritakan bahwa :

    “Saacan Urang Hindi ngaraton di Kadu Hejo oge’ Karuhun urang mah nggeus baroga agama, anu disebut agama sunda tea…”

    (Sebelum orang Hindi bertahta di Kadu Hejo pun, Leluhur kita telah memiliki agama, yakni yang disebut agama sunda).

    Urang Rawayan (Baduy) di Mandala kanekes menyebut agamanya Sunda Wiwitan, hingga kini Sunda Wiwitan masih eksis sebagai simbol terpeliharanya kabuyutan Jati Sunda/Parahiangan. Setiap tahunnya Urang Rawayan melakukan upacara muja di Babalayan Pamujan “Sasaka Pada Ageung” (Pemujaan Urang Baduy). Dengan mengucapkan ikrar yang mereka namakan “Sadat (Syahadat) Sunda” :

    “Pun, Sadu Sadat Sunda, tuan katata tuan katepi, selam larang teu ka sorang, tuan urang (h)aji pakuan”.

    Secara konsep ke-Tuhanan, agama Sunda Wiwitan memiliki paham Monotheis. Hal ini dapat dilihat dalam “Sadat (Syahadat) Padjadjaran.

    Sadat Padjadjaran:

    “Hyang Tunggal tatwa panganJali, Ngawandawa di jagat kabeh alam sakabeh, halanggiya di saniskara, hung tatiya ahung. ”

    (Sang Hyang Agung yang Maha Esa, dialah yang sebenarnya sang “Penyembahan”, tiada
    beranak tiada bersaudara, mempunyai teman pun tidak di Jagat dan di AIam ini, Yang paling unggul di segala-gala. Hung, nah itulah Sang Benar Sejati, Ahung…!)

    Mangga dilajeng,…

    Tabe’

    • batu karas
    • Januari 20th, 2009

    bahasan sejarah yg beragam,,, kita ambil saja hikmahnya,,, makna yg timbul sikapi dgn positif,,, hatur nuhun ka eevooi nu parantos rurumpaheun,, diantos di cijulang,,, di dieu aya situs duka situs naon,,, dina paromanan mah tiasa wae ngandung sajarah,,,

    • a’gudeng
    • Januari 27th, 2009

    Apakah benar Prabu Kian Santang itu adalah Syekh Abdul Qodir Jaelani?
    Saya bisa dapat dmana hikayat tentang Pangerang Surya Kencana (Sumedang)?
    Hatur Nuhun

      • Ki Ibun/yoppy y.
      • Oktober 16th, 2009

      Hapunten,sakaterang abdi, nu kapendak ku abdi….sanes. Benten jalmi.
      Eyang Sepuh Syeh Abdul Qodir Jaelani sanes Aki Prabu Kian Santang.
      Memang seueur nami Prabu Kian Santang teh: Diantawisna Sunan Rohmat, Prabu Borosngora, Ki Mursyid sareng nami2 nu tos disebatkeun di luhur seueur pisan….!

      hatur nuhun…

  11. Tidak ada satu literaturpun yang mengaitkan dengan dua tokoh di atas, baik dalam biografi Abd Qodir Jailani yang dimuat dalam Kitab Adz Dzail ‘Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali, maupun naskah2 kuno Sunda perihal Kian Santang. Mungkin saja ajaran tarekatnya, karena diketahui sampai saat ini masih bisa ditemukan di Cerbon.

    Setahu saya, Prabu Surya Kencana bukan Pangeran. Dialah Raja terakhir Pajajaran yaitu Raga Mulya / Prabu Surya Kancana / Pucuk Umun Pulasari (1567 – 1579 M)
- Putera Nilakendra
- Memerintah dari Pulasari, Pandeglang, setelah Kraton Pakuan dan bentengnya jatuh ke tangan Banten
- Kekuasaan Pajajaran berakhir saat Banten berhasil menghancurkan istana Pakuan dan membawa Palangka Sriman Sriwacana, tempat duduk kala seorang raja Pajajaran dinobatkan, dari Pakuan ke istana Surasowan di Banten. Dengan dibawanya batu penobatan tersebut ke Banten, Pajajaran tidak bisa lagi menobatkan raja baru
- Sebelum menanggalkan tanda-tanda kebesarannya dan mengasingkan diri lebih jauh ke barat, ke Ujung Kulon, dia menyerahkan mahkotanya kepada Prabu Geusan Ulun, penguasa Sumedang Larang, putera Pangeran Santri dan Ratu Pucuk Umum sebagai pertanda penerus kekuasaan raja-raja Sunda-Galuh.
- Keturunan Surya Kancana/Pucuk Umun Pulasari dan pengikutnya inilah yang dianggap sebagai orang Badui Banten sebagai leluhur mereka.

    Wallahualam,
    Cag,

  12. Halo….
    saya sedang mencari sejarah keturunan saya, hingga akhirnya saya mampir ke situs ini, karena ternyata saya masih ada keturunan yang cukup dekat dengan prabu siliwangi dan kian santang, sama seperti bupati bogor sekarang, oleh karena itu saya ingin mencari sejarah mengenai beliau,bahkan dalam waktu dekat saya akan berkunjung dan ziarah ke cirebon,dengan tujuan untuk mencari ilmu dan melestarikan sejarah silsilah.
    mohon kalau ada info tentang itu bagi2 ya, thanks.

      • gagak lumayung
      • April 23rd, 2010

      tolong kepada semua keturunan siliwangi/kiansantang.. ingat suatu saat kita akan ketemu di wilayah kutatandingan di kota karawang… untuk menghidupkan ilmu harimou yg sempurna..

      • ipunk
      • Januari 19th, 2012

      ass.saudaraku,mungkin sy bisa membantu.krna sy pny kakek yg tau sejarah.

    • samida
    • Februari 17th, 2009

    Sampurasun…………..!
    Memang sejarah mengatakan demikian, akan tetepi orang punya penemuan sendiri – senditri tentang sejarah.
    Terkadang sejarah buku dengan sejarah yang kita temukan sendiri itu jauh berbeda.
    Tinggal kita ambil hikmahnya aja dan kita harus bisa meneruskan semangat juang mereka, demi tercapainya apayang mereka ( Orang – Orang Suci )Cita-citakan ……..!

  13. Saya rasa semua opini yang saudara-saudara tulis ada benarnya,,,kembalikan lagi ke prinsip dan penemuan,serta pendengaran dari yang tahu tentang sejarah Prabu kiansantang/ Sunan Rohmat,,,siapapun beliau dimanapun beliau,saya pikir tidak perlu di permasalahkan,,yang penting kita semua selalu ingat akan semua perjuangan beliu dalam menyebarkan agama islam,,dan ingat akan semua ajaran beliau mengenai tarekat qodiriah yang beliau dalami sampe wafat,dan agar selalu mengirimkan doa seperti Al Fatihah kepada beliau,,( Tsuma illa ruhi khususson Sunan Rohmat,,,Al Fatihah..

    • setiawan
    • Maret 30th, 2009

    salam
    sim kuring ti padusunan gegerkalong
    ngiring bingah, masih aya keneh ki sunda anu masih malire kana sajarah karuhunna, nu teu hilap kana purwadaksina… syukur…baraya sunda…
    kuring bade ngiring ujub bae da bongan hoyong teurang
    ka kisundaan saha atuh ki Santang teh nu saleresna,
    tur saha siliwangi teh… kade ah ulah sok disiga siga
    nya… ulah cek beja yu urang paluruh babarengan hasilna urang rempag sauyunan… malah mandar jadi sajarah nu gede pikeun ngayonan modernisasi jaman ieu.
    Siliwangi hartosna silih wangian atawa silihseugitan, yu urang babarengan silih pikawelas tur asih nyaeta nurrahman nurrohim ku kodrat irodat Mantenna.

    • aceng
    • Maret 31st, 2009

    Salam ka baraya jawa barat sadayana,
    Leres pisan sim kuring satuju mun nyukruk galur mapay laratan karuhun teh ulah cek beja jeung siga wungkul, tapi kedah dipilari anu sajatina. Jalan salah sahijina urang kedah kersa ngalakonan beberesih diri tina hadas dosa sareng kasalahan. Anu kaduana urang singkabkeun hijab anu ngahalangan kana kayakinan ku jalan istikhoroh ka Alloh, nyuhunkeun widi sareng ridoNa mudah2an dikobul kalayan Kudrat, Irodat katut Pangasih Anjeuna diuningakeun anu sajatina eta sejarah karuhun urang teh kumaha bae carana mah eta mah urusan Gusti Alloh. Saparantosna uninga anu sajatina urang kedah nyonto kana kaluhuran budi sareng kamulyaan akhlak karuhun urang tea. Insy Alloh ku jalan kitu hirup urang moal kasasar di dunya sareng di akherat. Amiin..
    Wassalam,

    Aceng

    • iwan
    • April 21st, 2009

    sim kuring rada teu percanten yen Prabu Siliwangi dibeberik ku Kiansantang supados lebet Islam da dina Islam teu aya paksaan beragama. pami ngadu elmu ngadugalan mungkin wae, aya babasan saluhur-luhurna taktak moal ngaluhuran sirah-eta babasan cek sepuh2mah ucapan P Siliwangi waktu duelna P siliwangi vs kiansantang.

    aya nu terang sejarah kiansantang ngancurkeun pasukan Majapahit nu nyerang cirebon (pra kerajaan cirebon) ???

    • yus rusmana
    • April 26th, 2009

    ngiring ngadu bako ka kulawargi sadayana…

    ari saur pribados mah nu penting sanes kuburan jasadna nu penting mah dimana ayena ayana kuburan ilmu kaislamanana anu terkubur. keun wae ari kuburan jasad mah da aya babad caritana hayu urang nyukcruk galur ilmuna keur ngaluhurkeun darajat kaislaman urang sadaya

    • iqbal ti sukabumi
    • April 27th, 2009

    assalaamu alaikum….bade ngringan nya..
    hatur nuhun kangge sadayana nu tos nulis dina blog ieu. alhamdulillah nambihan informasi kangge sim abdi..mung bade tumaros kasadayana..dupi prabu siliwangi teh aya hubungannana henteu sareng eyang haji surya kencana sareng ibu ratu roro kidul….(hapunteun) soalna ieu mah pangalaman abdi nu sok kahadiran aranjeuna nu sok ngajarkeun elmu akhlak..komo prabu siliwangimah sok ngagugahkeun dina waktos tabuh 1 weungi kanggo ngajak shalat tahajud ( saurnamah tos lebet islam prabu teh). tapi abdimah paling resep pami hadir eyang haji suryakencana (Guru) pami paling isin ku ibu ratu rorokidul (da Pendiam). panginten sakitu heula engkin sambung deui nya…hapunteun sadayana bilih teu percanteun atanapi percanteun etamah kumaha wae.

      • xiociu
      • Maret 28th, 2011

      kang punten linggihna dimana,.?
      upami aya waktos abdi bade ameng, hoyong ngabandungan lalampahan akang pas pependak sareng prabu siliwangi, nyi roro kidul sareng eyang surnya kencana

    • Agung Ti Bandung
    • Mei 2nd, 2009

    assalam mualaikum wr wb

    terima kasih buat semua yang sdh kasih ilmunya ke blog ini.saya mau tanya benar ga sih klo eyang prabu siliwangi,cakrabuana dll suka datang atawa hadir ke orang2 yang mereka kehendaki,saya punya pengalaman kedatangan/kehadiran mereka tapi saya bingung krn saya awan tentang itu dan klo mau tanya harus tanya ke sapa?? ada yang bisa bantu saya
    trims

      • gagak lumayung
      • April 23rd, 2010

      agung yg terhormat…. ko pengalaman sodara sami sareng pengalaman abdi… tpi insa alloh suatu saat akan ada mangpaatnya… mari kita mndekatkan diri pada alloh karna alloh lah yg mengetahui segalanya….

  14. alhamdulillah geuning seueurnya nonoman nu resep keneh kanu sejarah2 sunda… saleresna nu kapendak ku abdi di urang mah seueur sejarah nu sok di kaitkeun saring mistik. eta pisan nu sok janten bingung kanu maluruh sejarah-sejarah teh. tapi abdi nganuhunkeun pisan dina blog ieu urang tiasa ngabagi pangalaman antar urang… duh kagagas pisan abdimah pami ngadangu nami-nami nu aya dina cutatan sajarah teh, utamina sejarah cirebon.

    • Encrut
    • Mei 3rd, 2009

    anu abi erang mah …kiansantang teh jalan di payuneun bumi abi…jl. kiansantang…hatur nuhun…kakakakkaka

    • akang ti purwakarta
    • Mei 15th, 2009

    Ka Gunung Jati jeung ka Godog pernah, tapi ka Sancang teu acan.
    Aya anu uninga kitu palih mana di Garutna teh.
    Hatur nuhun.

      • karim pupuhu
      • Mei 15th, 2010

      karim pupuhu assalamualaikun.kang salam kenal.upami teuleupat.sancang ayana d garut anu bade ka pamengpeuk.

  15. asalamualaikum wr,wb…
    mengenai sejarah kian santang semua adalah suatu legenda yang tidak dapat kita yakinin sepenuh…namun untuk semua itu perlu kita pahami dan pelajari…menurut saya kian santang adalah penyebar agama islam khususnya di daerah jawabarat…saya sependapat dengan penulis jika ayahandanya tidak sepaham dengan kian santang yang akhirnya penyebaran agama islam menyebar di daerah jawabarat…akibat semakin luasnya penyebaran islam maka pengikut siliwangi bergeser ke daerah BANTEN yang disebut (suku badui)..mengenai makam kian santang alahualam..keyakinan saya makamnya terletak di antara gn gede dan gn salak yaitu didaeran JAMPANGKULON bogor…trmksh

  16. allhamdu, seur gening urang sunda nu masih peduli kana karuhuna urang sunda.

    maung pundung datang tungkul
    badak galak datang depa
    oray laki datang numpi……………

    tah eta salah sawios titinggal ti karuhun urang teh!

    + indonesia heunte dijajah salami 350 tahun brow, tapi nusantara duka. da pami teleupat mah indonesia nembe aya kaping 17 agustus 1945.

    hapunten ti pribados
    anu masih turunan kesekian ti dewata niskala galuh/kawali.

  17. Wah senang betul bisa membaca sejarah nenek moyang

  18. Hanya kalau dikatakan Kian Santang itu murid sayidina Ali saya kurang sependapat karena Imam Ali itu hidup di abad ke VI sedangkan Kian Santang Diabad ke XIV beda delapan abad

  19. Haduh jadi waraas yeuh, rupina masih keneh seuer nu cinta kana karuhun urang euy !

    • Didit ti Bandung
    • Agustus 7th, 2009

    Klo saya g salah, ada dua imam Ali dalam dua versi. Versi pertama memang Ali bin abi Thalib ra, dan yang satu lagi adalah Imam ali bin Muhammad al Hadi. Kedua imam ini memang cocok dengan kurun waktu Prabu Kian Santang Sunan Rohmat Suci Godog belajar agama. http://kian-santang.blogspot.com/2007/09/ulama-sunni-bicara-tentang-12-imam_5942.html.
    Silakan di telaah oleh teman-teman.

    • Dudi Dermawan
    • September 9th, 2009

    kalau di garut mah makamnya di kaki gunung karacak Godog karangpawitan

    • sam’un al ghazi
    • September 14th, 2009

    Cerita nyata yang sangat menarik, It’s AMAZING!
    Itulah hebatnya Islam, boleh menggabungkan alam lahir dan alam ruh. Memang benar Prabu Kian Santang bertemu dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah padahal zaman berbeda. Dan yang mengalahkan Gajah Mada adalah Kian Santang dengan Silat Sunda itupun zaman berbeda padahal Patih Gajah Mada lebih dahulu dari Kian Santang. Itulah kehebatan Ruh, Latifur robbaniah, jizmu latif, fu’adun. Karena Al Baqarah 154 mengatakan “apakah engkau mengira orang yang berjuang dijalan Allah itu mati? mereka hidup! dan kamu tidak mengetahuinya. Ini cerita sudah masuk ranah para WaliAllah, wali=wakil. Karena bagi orang2 Tuhan (orang2 barTAQWA) tak ada yang tak mungkin, Tuhan mengikuti perasan mereka saja. Dunia ini bagi mereka dilipat saja! . Dan orang yang paling berTAQWA diantara orang berTAQWA adalah NABI MUHAMMAD RASULULLAH SAW. Memang baginda sudah meninggal, tetapi jasad baginda tidak hancur!!! macam orang tidur saja!!! Wajah yang paling TAMPAN yang pernah ada! Bulan Purnama! Hinggalah Nabi Yusuf pun tersipu malu dengan Baginda Yang mulia! Bila Iman kita kuat, Aqidah mantap! Keyakinan tak tergoyahkan! Kita boleh melihat wajah baginda di Madinah Al Munawwarah. Hanya WAHABI error saja yang melarang! dibuatnya pintu (raudah) dikuncinya pula. Itulah Saudi Arabia kawan dekat Amerika. Makanya jamaah haji pulang tidak membawa haji mabrur, karena mabrur adalah anugerah Tuhan, dan itu Tuhan beriakn kepada Rasulullah SAW, dan beliau lah yang berwewenang memberikan kepada ummatnya. Itulah sistem Pemerintahan Tuhan, Hirarki Kerajaan Langit. Susah sangat kita ummat Baginda mau meluahkan rasa cinta kepada kekasih Allah. Bila lihat wajah Rasulullah SAW diharamkan neraka! Setelah Rasulullah SAW, jasad2 yang tidak hancur adalah jasad para Nabi dan para Rasul, jumlah Nabi ada 124,000 jumlah Rasul ada 313. Lalu jasad orang yang mati Syahid, para Khulafaurrasyidin, para Sahabat Rasulullah yang mulia ada 124.000 orang!!! lalu para Auliya Allah, seperti Junaeid Al Baghdad, Dzunnun Al Misri, Sirri As Saqatti, Syaikh Abdul Qadir Jaelani, Syaikh Bahauddin Naqsyabandi, Syaikh Ahmad Syazili, Syaikh Ahmad Badawi, dll wah banyak banget!!! Itulah hebatnya TUHAN!!! TUHAN!!! TUHAN!!! ampuni kami hambaMU yang lemah terlalu memainkan aqal yang terbatas ini. Sedang IlmuMU tak terbatas, bahkan yang tak terpikir sekalipun ENGKAU mengetahuinya. Punten ah!!

      • Ki Ibun/yoppy y.
      • Oktober 16th, 2009

      Muhun leres kang…
      Orang2 suci nu luhung ilmuna mah tiasa pendak sareng ruh2 yang diistimewakan.
      Walau beda alam n zaman.

      Eta nu kajadian sareng Eyang Prabu Kian Santang pendak sareng Ghoibna/Ruh Syaidina Ali…ku izin Allah, Eyang Prabu mah guguru sareng Nu Ghoib (Syaidina Ali)
      Ilmu tiasa turun cepet (laduni) ari ka orang2 suci mah
      Bissmillah…Kun Fayakun…

      Nuhun

  20. AA sadayanan nyuhunkeun konfirmasi “moksana” kerajaan Pakuan pajajaran

    Perundingan Yang Sangat Menentukan

    Satu hal yang sangat unik dari personaliti Syarif Hidayat adalah dalam riwayat jatuhnya Pakuan Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda pada tahun 1568 hanya setahun sebelum beliau wafat dalam usia yang sangat sepuh hampir 120 tahun (1569). Diriwayatkan dalam perundingan terakhir dengan para Pembesar istana Pakuan, Syarif Hidayat memberikan 2 opsi.

    Yang pertama Pembesar Istana Pakuan yang bersedia masuk Islam akan dijaga kedudukan dan martabatnya seperti gelar Pangeran, Putri atau Panglima dan dipersilakan tetap tinggal di keraton masing-masing. Yang ke dua adalah bagi yang tidak bersedia masuk Islam maka harus keluar dari keraton masing-masing dan keluar dari ibukota Pakuan untuk diberikan tempat di pedalaman Banten wilayah Cibeo sekarang.

    Dalam perundingan terakhir yang sangat menentukan dari riwayat Pakuan ini, sebagian besar para Pangeran dan Putri-Putri Raja menerima opsi ke 1. Sedang Pasukan Kawal Istana dan Panglimanya (sebanyak 40 orang) yang merupakan Korps Elite dari Angkatan Darat Pakuan memilih opsi ke 2. Mereka inilah cikal bakal penduduk Baduy Dalam sekarang yang terus menjaga anggota pemukiman hanya sebanyak 40 keluarga karena keturunan dari 40 pengawal istana Pakuan. Anggota yang tidak terpilih harus pindah ke pemukiman Baduy Luar.

    Yang menjadi perdebatan para ahli hingga kini adalah opsi ke 3 yang diminta Para Pendeta Sunda Wiwitan. Mereka menolak opsi pertama dan ke 2. Dengan kata lain mereka ingin tetap memeluk agama Sunda Wiwitan (aliran Hindu di wilayah Pakuan) tetapi tetap bermukim di dalam wilayah Istana Pakuan.

    Sejarah membuktikan hingga penyelidikan yang dilakukan para Arkeolog asing ketika masa penjajahan Belanda, bahwa istana Pakuan dinyatakan hilang karena tidak ditemukan sisa-sisa reruntuhannya. Sebagian riwayat yang diyakini kaum Sufi menyatakan dengan kemampuan yang diberikan Allah karena doa seorang Ulama yang sudah sangat sepuh sangat mudah dikabulkan, Syarif Hidayat telah memindahkan istana Pakuan ke alam ghaib sehubungan dengan kerasnya penolakan Para Pendeta Sunda Wiwitan untuk tidak menerima Islam ataupun sekadar keluar dari wilayah Istana Pakuan.

    • budak baonxz
    • September 29th, 2009

    Prabu Siliwangi ayana dicirebon…hoyong pendak mah gampil upami panjang mulud sok aya ngilu ngahadiran tapi kedah kabuka heula mata bathina… rarayna pinuh ku rasa kaduhung…bisa diterjemahkeun maksud bahwa islam teh agama nu saleresna…/ieu mah ngaluruskeun wae bilih aya nu kasurupan/ nu gaduh ilmu nyurup aya nu ngaku -ngaku prabu siliwangi tong percanten tina pribadi prabusiliwangi nu saleresna lemah lembut memang raray mah sangar..,sananjan aya nu bisa nyurupkeun prabu siliwangi kana awak jelema. jelema eta kudu kuat ngimbangan ilmu kasaktian prabusiliwangi, sebab ilmu na masih nempel ngilu jeung lelembutan-na…tina cara manggilna oge pasti datang tapi moal ngadeketan paling jaga jarak antara 5 meter ngabandungan nu asup biasana nu boga ilmu nyurupmah mata bathina katutup wajar wae teu bisa ngabedakeun mana asli/mana nu ngaku-ngaku…ieu komentar ditulis berdasarkan pangalaman kuring nu ka-alaman…lain turutaneun wasalam

    • Toni
    • Oktober 11th, 2009

    Wallohu Alam…sejarah tinggal sejarah yg jelas apakah peninggalan beliau akan kt perdebatkan? apa hasilnya? jalanilah apa yang Allah perintahkan dan yang telah di contohkan oleh Rassul…intina Al-Qur’an & Al-hadist..Wasslm

    • Joko Hs.
    • Oktober 12th, 2009

    Ada juga saya pernah denger cerita, katanya yang mengislamkan Kian Santang adalah Syekh maulana Ishak, apa betul … ?

    • Ki Ibun/yoppy y.
    • Oktober 16th, 2009

    Assalamualaikum..Sampurasun…Nuhun dulur sadaya…

    Leres diantara Wali Allah yang mempunyai nama banyak diantaranya adalah:
    Aki Prabu Kian Santang dan Sunan Bonang.

    Di tiap tempat nu kantos didongkapan ku anjeuna gaduh nami2 deui.

    Senjatana oge seueur sareng namina oge seueur.

    Di Tanah Sunda nu pendak sareng Syaidina Ali sareng kenging Islam / guguru langsung (Ghoib)
    nyaeta:
    Prabu Kian Santang/Sunan Rohmat/Embah Jamin/Prabu Borosngora dll… seueur pisan.

    Ku izin Allah. tiasa kajadian sapertos kitu teh…

    Nuhun

    • topan
    • November 26th, 2009

    hoyong terang sejarah kandang wesi bungbulang kang ? hatur nuhun

    • dadang h.padmadiredja
    • Desember 6th, 2009

    HATUR NUHUN, PALING HENTEU NAMBAH AMBAHAN

    • awin
    • Desember 12th, 2009

    Para saderek sadayana, saya bingung sekarang ini pernah saya didalam mimpilah dibilang ada seorang ulama jubah putih bersorban bilang ama saya masuklah ke pengajian rahmatullah, sesudah itu banyak orang yg pinter mengatakan saya ini keturunan langsung yang ke 6 (enam) dari ki wirasena jadi disini saya bingung siapa eyang wirasena dan siapa prabu kian santang apakah masih satu orangnya ???? dalam waktu dekat saya akan pergi ke JAWA BARAT ke daerah sancang untuk ziarah ke makam karuhun soalnya kami sudah lama tinggal di daerah RIAU SUMATRA, Nasehat atau saran dan informasi jelas dari anda anda yang mengerti saya sangat nantikan trima kasih.

    • maya
    • Desember 15th, 2009

    yang saya tau,
    Begini awalmulanya,
    di karawang hidup tuan Syekh Quro (Qurrotul ‘ain), beliau mempunyai gadis nan cantik jelita.
    beliau adalah orang pertama yang menyebarkan agama islam di indonesia sebelum adanya wali songo.

    kemudian Prabu siliwangi ini nongol, beliau naksir dengan anaknya tuan syekh Quro.
    dengan kesaktian yang dimiliki oleh Prabu Siliwangi, beliau menghadap ayahnya sang gadiscantik itu ga lain ialah Tuan syekh Quro.
    dengan sombongnya Prabu siliwangi meminta gadis itu untuk menjadi miliknya dengan memperlihatakan kesaktian yang ia milikinya kepada tuan syekh quro.
    kemudian tuan syekh Quro berkata bahwa ilmu yang dimiliki Prabu Siliwangi g seberapa dengan ilmunya ALLAH..
    Prabu siliwangi itu bertanya, Siapa itu ALLAH??
    karna Prabu siliwangi belum memeluk agama islam,beliau masih memeluk agama lain.

    akhirnya tuan syekh quro menerima Prabu Siliwangi utk menjadi menantunya nya asalakan dengan syarat yang diajukan oleh tuan syekh qoro.

    kemudian dengan sombongnya, prabu siliwangi menantang syarat yang akan diajukan dengan kesaktian yang dimilikinya.

    akhirnya tuan syek quro memberi tau syaratnya,
    persyaratanya adalah memberikan BINTANG KEJORA kepada tuan syekh quro.

    dengan sombong nya prabu siliwangi meng iya kan persyaratan itu dan dianggap mudah.
    dengan segala kesaktian yang dimilikinya, ia mencari dimana letak keberadaan BINTANG KEJORA itu…???

    namun tak jua ia temukan… kemudian ia kembali menghadap syekh Quro, dan menanyakan sebenarnya ada dimana Bintang Kejora itu berada???

    sYEKh quro menolak memberi tau, dan menyuruh prabu siliwangi mencari tau sendiri dimana keberadaan BINTAng itu dengan segala kesaktiannya dan ilmu yang dimilikinya…

    Truss prabu siliwangi tak putus asa mencarinya,,,namun tak jua menemukannya.
    ia kembali mengahdap Syekh Quro dan bertanya tentang keberadaan BINTANG itu.

    ahirnya syekh qoru memberi tau dimana Keberadaan BNTANG Itu, ternyata ada di Masjidil Haram.
    dengan secepat kilat ia menuju masjidil haram/tanah suci.
    namun sesampainya ia disana,dengan kesaktian dan ilmunya ia tidak dapat masuk kedalamnya.
    shingga membuat ia kembali menemui syekh quro dan mengatakan bahwa ia tidak masuk kedalamnya.
    Tuan syekh quro bilang hanya dengan membaca BISMILLAH ia bisa masuk kedlamnya.

    secepat kilat ia menuju Masjidil Haram dan mengucapkan BISMILLAH di dpan pintu, aneh ia langsung bisa masuk kedalamnya.
    ia melihat ada sesornag yang sedang duduk didalm masjid itu sambil memegang tasbih dan ternyata itu adaalh BINTANG KEJORA..

    dengan sigap ia mengahmpiri dan meminta BINTANG itu, sungguh terkejutnya ia karna ternyata orang yang sedang duduk dan memegang tasbih itu adalah TUAN SYEKH QURO.
    Tuan syekh quro memberikan bintang itu sebagai syarat ia menikahi putrinya..
    DAN disitulah ia bersyahadat dan memeluk agama islam, n menikah dengan anaknya Syekh Qoro.

    jadi k.santang sudah islam dari sejak lahir, karna ayahnya PRabu siliwangi sudah masuk islam sejak menikah dengan putri Syekh Quro,….

    saya dapat langsung cerita ini dari kaka saya yang hingga sekarang dapat berkomunikasi dengan ayahnya k.santang yaitu Prabu siliwangi.. dan juga k.santangnya.
    bukan cuma sekedar komunikasi tapi kaka saya mengaku bahwa PRABU SILIWANGI dan Kian Santang adalah Khodamnya.
    karna kaka saya dapat menaklukkan Mereka.

    saya percaya itu, karna suatu hari saya pernah mendapatakan masalah yang cukup berat buat saya, saya cerita ke kaka sya, dan kaka saya meminta bantuan kepada Mereka (prabu siliwangi&k.santang) utk mendampingi saya menghadapai masalh saya.
    benar2 diluar dugaan saya, waktu itu saya bisa dengan tenangnya mengadapi masalah saya dan saya lantang dalam berbicara dengan orang yang berkedudukan.

    kaka saya juga bilang, bahawa KEBERADAAN MAKAM KIAN SANTANG ADA DI KEBUN RAYA BOGOR.
    kaka saya diberi tahu langsung oleh beliau..

      • wong kalongan
      • Maret 29th, 2010

      menurut saya makam prabu kian santang ada di pekalongan tidak mustahil karena prabu kian santang suka mengembara jangankan pekl mekah malaisia aceh cina dan negara2 lain pun pernah di datanginya apalagi kakeknyapun di pekalongan yaitu syeh maulana mahribi wonobodro

    • sok tau neng maya…
      emang neng maya percaya sama makhluk kaya gitu??
      bisa aja mereka jin kafir yang cuma mengaku-aku,, lagi pula ga mungkin prabu siliwangi dan prabu kiang santang(meskipun cuma khadam nya saja) bisa dikalahkan oleh manusia biasa, mengingat mereka orang-orang sakti pada masanya

      bukannya merendahkan tapi kalau bisa tolong buka tabir kerajaan pajajaran yang dengan sengaja di tutup oleh prabu siliwangi

    • Mhn Mf sblm-nya kpd Ka2 dr Sdri Maya….
      Aq agk bingung n ragu dgn ktrgn bhw Prabu Siliwangi @ Rdn Pamanah Rasa dan Putranya ( Rdn Sangara / Rdn Kian Santang ) bisa n tlh ditaklukan…krn skrg kddkn bliau2 adlh lbh tinggi dr qt yg msh hina d mata Allah SWT krn bliau2 skrg adlh Wali Allah…yg brkaromah yg slalu brdoa n brzikir kpd Allah SWT.
      Kyknn aq bhw yg ditaklukan adlh slh satu khadam dr skian byk khadam n ktrnn n prajurit bliau…tdk msk akal bhw seorang manusia bs menaklukan Wali Allah.
      Bliau mmg mnyukai org2 yg saleh n taat bribadah yg nantinya bliau sk dtg n brhubungan scr batin atw gaib dgn ckp mnyebut namanya aj.
      Jk bnr ap yg ditaklukannya adlah BNR2 BLIAU
      ( PS n KS ), klo blh aq minta ap ciri2 bliau scr fisik saat brtemu dgn-nya…
      Tlg diingat bhw byk manusia yg brusaha untuk brtemu bliau tp bs slh yg dituju krn Khadam/Jin/Syetan/Makhluk Gaib yg lainnya jg bs brwujud spt bliau2 pr Wali Allah mk dr itu :
      Jk bnr ap yg ditaklukannya adlah BNR2 BLIAU ( PS n KS ), klo blh aq minta ap ciri2 bliau scr fisik n lahir saat brtemu dgn-nya…ad ap aj yg melekat d tubuh bliau n dengan ap atw siapa bliau dtg n ap cirinya n brp jmlh-nya?
      Brp jmlh istrinya n siapa aj putra2nya n dmakamkn dmana?
      Nyai Subang Larang adlh bkn Putri dr Syech Quro tp adlh mrpkn slh satu santri wanita dr Ponpes Syech Quro d Krwg.
      Mmg trlalu byk n pnjg jk mmbhs ttg bliau krn mrk adlh org2 bsr d jmn-nya yg byk brpengaruh stlh bliau2 tlh tdk ad.
      Aq bkn mo brdebat tp cm mo sdkt mluruskn aj dr brbagai ktrgn ttg sjrh, warisan n pr ktrnn bliau jk ad yg krg tpt krn msh byk hal2 yg msh mrpkn misteri krn ad hal2 yg hrs ttp drahasiakn n ttp djaga agr tdk dsalah gunakn.
      Aq Mhn Mf jk tlh lancang brkomentar spt d ats tp bliau jg msh trmsk ktrnn aq jg n mgkn qt2 smua yg nenk moyang qt brasal dr Tanah Sunda n bliau slalu mnjaga n menengok qt pr ktrnn-nya yg pkrn n hatinya lurus…
      1x Mhn Mf n Mklm y.
      Thx

  21. Suatu hari sejarah yang sebenarnya tentang Sunda Besar akan terbuka …

    Termasuk cerita kian santang yang katanya mengejar ngejar mbah prabu siliwangi untuk meng islamkannya … memang benar begitu … tapi apa benar mbah prabu siliwangi belum islam ??? atau mungkin kian santang berguru pada murid mbah prabu siliwangi tanpa ia ketahui sehingga terjadi hal seperti itu ???

    Saat itu kita akan menyadari bahwa betapa hebatnya orang sunda di bandingkan dengan

  22. Mas Aku Boleh taya Ga…!?
    Siapa Ki Raden Teranggaluh Dari Alas sroban…!?
    Sama Ki Gendam mayit Dari Ala Sroban juga…??
    atas Pertayaan,
    Setau saya Eyang Prabu Siliwangi Belum Masuk islam,Karna Beliau Belum Yakin Pada Dirinya 100% Masuk Islam.

    • ki baraja
    • Desember 30th, 2009

    waaah… lalieur…..

    siga nu hareueuh ngomong teh…..

    • mamah
    • Desember 31st, 2009

    Heu-euh nya, seu-eur teuing dahar kolecer tah jadi lieur.
    Sakalian atuh tanya Ki Gendeng Pamungkas, Ki Djoko Bodo sama Ki Wiro Sableng siapanya Ki An-Santang…???

    • Ki Nanggung
    • Januari 3rd, 2010

    sagala rupa ge kedah ku elmu, sanes? Pami sakaheuay mah sim kuring ge tiasa. Sing areling atuh..

  23. Eleh2 Jeng Na Abdi nya Cuma Naya Doang ==a
    Mang Ga Buleh Yah Y_Y
    Jeng Nah Abdi Teh Utusan Raden Kian Sungsang….!!

  24. satuju ka Ki Nanggung. cag!!!!!

    • gandara
    • Januari 22nd, 2010

    He..he.. saya kian santang, ada yang nyariin saya???

    • joko widodo
    • Februari 1st, 2010

    saya sangat antusias membaca sejarah yang berkaitan engan penyebaran agama islam di pulau jawa. mari kita contoh para leluhur kita

    • baguspekerti
    • Februari 11th, 2010

    terang heunteu artina kian santang tibahasa sunda..sok anu mengaku orang sunda asli…

    • Anak Baduy
    • Februari 12th, 2010

    Assalamu’alaikum,

    Sebaiknya bagi yang ‘tahu’ cerita penyebaran Islam di Pasundan bukan dari penelitian, misalkan cuma baca sekedar tahu dari situs internet atau komik tanpa ada penelitian lebih lanjut, gak usahlah berkomentar.
    Sangat disayangkan sekali kalau cerita2 mistis yang gak masuk diakal dan bertentangan dg syari’at dinisbatkan kepada beliau, Prabu Kian Santang.
    Kalau yakin Kian Santang beragama Islam, maka beliau yang sudah belajar ke Negri Arab, pasti tahu persis siapa golongan yang dimurkai Allah (Yahudi: Pintar punya ilmu, tapi gak mau ibadah) dan siapa golongan yang disesatkan (Nasrani: Dungu pengennya ibadah, gak peduli diperintah atau dilarang yg penting ibadah sampai Nabinya sendiri diibadahi, sedungu orang2 yang ngewirid tertentu untuk bertemu/memiliki Qarin/Khodam tertentu, sampai Jin disuguh dan diibadahi).

    Wallahu’alah.

    • shohib el an nam
    • Februari 18th, 2010

    ass. terima kasih mas atas info blog anda… saya baru tahu dan ternyata yg selama ini saya dapatkan dari orang-orang banyak yg salah. mereka mengatakan bahwa ki Kiansantang adalah Sunan Gunung Jati yang makamnya di Cirebon…. saya bingung dan saya merasa ragu….

  25. saya mau tanya keberadaan makam syeh datuk abdul iman menurut habib lutfy pekalongan yang berlokasi di jenggot peklselatan pekalongan apakah makam tersebut juga makam prabu kian santang trims

    • Dmsyarif
    • Maret 22nd, 2010

    punteun nya kasadayana.abdi oge gaduh carita.sagumeularna abdi ka dunya’ete anu nungkulan lahir abdi nyaeta Prabu surya kencana,

    • Linggasaputra
    • Maret 23rd, 2010

    Mohon maaf,krn sy sendiri merupakan asli orang GARUT,sy mau mengoreksi bahwa HUTAN SANCANG bukan berada di daerah TASIKMALAYA tapi di daerah PAEUNGPEUK GARUT tepatnya di Kec.CIBALONG Ds.SANCANG.Demikian yg dpt sy sampaikan.

    Hatur nuhun Kang Linggasaputra tos kersa sumping ka ieu blog, sareng hatur nuhun atas koreksi na…

    • rian
    • Maret 29th, 2010

    yang pasti ada d godog garut…d masih ada sampai menitis kepada orang yg d pilih sekarang yg ke 13…

    • gagak lumayung
    • April 23rd, 2010

    ah engke oge bakal k bongkar deui sejarah nu benerna…. nu penting mah urang ngadeukeutkeun diri ka alloh. jauhi larangana laksanakan perintah alloh…. agar kita selamat di dunya selamat di akherat bener teu lur?????

    • husein rosyid jayanagara
    • Juni 1st, 2010

    jd bingung nh…yg benar ibunya kian santang dewi kumala wangi apa nyai subang larang…mohon di informasikan kembali ya kang…

  26. betul tuh,, yang prabu kiang santang temui waktu di arab bukan Sayyidinna Ali bin Abi Thalib RA sahabat Rasulullah tapi seseorang yang kebetulan juga bernama “ALI” coz selisih tahunnya jauh bgt tuh….

    • fey
    • Juli 24th, 2010

    saya jd pengen tau lebih banyak lagi tentang keberadaan makan mbah jaya perkosa dan mbah terong peot…
    trima kasih….

  27. petani jabon mampir nich,,
    salam…

    • Aris Setiawan
    • September 13th, 2010

    Asslm..Wr.Wbb..
    Mas, sy mau tnya klo Prabu Siliwangi sebenarnya punta istri brp? krn stlah sy bc dr istri yg ptama (meninggal sjak ank2nya msh kcil) pnya dua putra (banyak cokro & banyak ngampar)dari istri yg kedua (Kumudaningsih) pnya ank dua juga yaitu banyak blabur & banyak pamungkas..
    smentara sy bc lgi dr kisah lain bhw istri keduanya (nyai subang larang) pnya ank tiga (satu laki2 & dua prempuan) yaitu (prabu kian santang, nyai rara santang & raja sangara)
    Mohon pnjelasannya ya Mas.. dan klo pnya foto prabu kian santang tolong dikirim via email saja ya..
    terima kasih atas perhatiannya dan supportnya

    note: kepada para saudara ku apabila pnya kisah lengkap ttg Prabu Siliwangi mhon dikirim via email saya.trm ksh sblmnya

    Wass..
    Aris Setiawan

    • danny
    • September 14th, 2010

    tertarik sekali & ingin lebih banyak tau ttg prabu siliwangi & kian santang

    • Effendi Jauhari
    • September 17th, 2010

    ceritanya banyak versi, yang benar mana saya bingung tapi yang jelas beliau adalah tokoh islam yang sangat sakti dan segani dijamannya.

  28. wah..fey ..comment mu yg paling ok… :)

    • Kie
    • September 22nd, 2010

    Buat semuanya, …
    Kalo mo komentar ya harus jelas
    sumbernya, jng ngacapruk lah
    itu menyesatkan. apa lagi cerita itu berasal dari orang yang sumbernya ga jelas alias “katanya/konon” baca bukunya “CARUBAN NAGARI” atau sejarah kota bogor
    Ada satu pertanyaan KENAPA KIAN SANTANG TIDAK PERNAH NGAJI KE PESANTREN QURO? ibunya kan alumni sana?
    Yang jelas
    “AGAMA YANG DIRIDOI ALLAH
    ADALAH AGAMA ISLAM”

  29. Bagus… tapi saya binggung terlalu banyak versi yang menceritakan sejarah prabu kiansantang… manakah yang benar….????

    • dadang padmadiredja
    • Oktober 5th, 2010

    aya oge anu nyebatkeun yén Kian santang téh Raja Sangara putra katilu Prabu Siliwang9 (Sri Baduga Maharaja) anu ngéléhkeun siluman di Palabuan Ratu, sarta anjeuna dimakamkeun di Godog Garut sarta katelah Syeh Rahmat Suci tea. Nu mana nu leres lur. Upami numutkeu di luhur mah, rupina Pangeran Cakrabuana/ walangsungsang anu muka wewengkon caruban (Cirebon ayeuna)
    Nyuhunkeun waleranana, supados teu bingung
    Hatur nuhun

    • irawan satya
    • Oktober 11th, 2010

    LUR. PANGERAN KIAN SANTANG adalah PUTRA MAHKOTA PAJAJARAN / PUTRA PRABU SANG SUSUK TUNGGAL (RAJA SUNDA TERAKHIR dan juga RAJA PAJAJARAN PERTAMA. 1382-1482.M )
    Setelah SECARA SIMBOLIS DINOBATKAN menjadi RAJA PAJAJARAN (karena dilakukan oleh TUMENGGUNG JAGABAYA yang MEWAKILI PRABU SANG SUSUK TUNGGAL) dan mendapat KACAKRAWARTYAN MANGALA/ PRATANDA KEPRABUAN/ TANDA SEORANG PRABU. dengan GELAR RESMI PRABU SRI MENGANA.
    PRABU SRI MENGANA harus ke KUTARAJA untuk menerima TAHTA.
    PRABU SRI MENGANA kemudian pada +/- thn.1479.M meninggalkan PAKUWUAN CIREBON untuk kembali ke PAKUWUAN BOGOR / KUTARAJA
    Dalam perjalanan PRABU SRI MENGANA melalui SANCANG, GARUT, CIANJUR hinga ke BOGOR sambil melakukan SYAR ISLAM.
    Hingga baru pada thn.1482.M tiba di BOGOR.
    PRABU SRI MENGANA kemudian DINOBATKAN KEMBALI menjadi RAJA secara RESMI OLEH RAJA yang SEDANG BERKUASA yaitu PRABU SANG SUSUK TUNGGAL (1382-1482.M) dengan penyerahan TAHTA serta mendapat GELAR BARU PRABU SRI BADUGA MAHARAJA (1482-1521.M)

    • irawan satya
    • Oktober 11th, 2010

    jadi untuk mencari MAKAM PRABU KIAN SANTANG kita sama saja harus mencar MAKAM PRABU SRI BADUGA MAHARAJA.

    • el
    • Oktober 14th, 2010

    to irawan satya

    henteu kitu oge bung, makam teh jaman ayeuna tos jadi patilasan oge jadi teu tangtu, mun milarian nu aslina mah hese pisan atuh kumargi henteu aya sumber referensi anu pasti kanggo nentukeun dimana letakna beliau wafat.

    “ULAH ERA BAHASA SUNDA KASEP, TONG ELEH KU URANG JAWA”

    • ade casmita
    • Oktober 16th, 2010

    ikut nimbrung ah…menurut cerita yang saya dengan dan saya baca sbb :
    diakhir lalakon walngsungsang menyebarkan islam di bumi pasundan..beliau sempat datang lagi bersama keponakannya yaitu sunan gunung jati(anak nyimas lara santang)ke pajajran untuk mengajak prabu siliwangi yang juga ayah walangsungsang dan kakek sunan gunung jati agar masuk islam…akan tetapi atas saran buyut talibarat istana pajajaran berikut penghuninya akan dihilangkan (ngahyang) dari pandangan mata kasar agar tidak terlihat…akan tetapi bagi walangsungsang dan sunan gunung jati yg memiliki karomah semuanya bisa dilihat..sehingga sebagian besar pejabat kerajaan dapat ditangkap dan masuk islam..sebagian lagi berjanji akan masuk islam nanti di akhir jaman..dan sebagian lainnya diminta jaga 9kemit) di keraton Cirebon. dalam pertemuannya Walangsungsang dgn ayahnya (prabu siliwangi) ternya prabu siliwangi masih berpgang teguh pada ajaran jati sunda dan tidak akan menghalangi penyebaran islam di tanah sunda…….selanjutnya Prabu Siliwangi menyatakan berhenti sebagai Raja kemudian moksa menjadi harimau putih untuk tetap melindungi rakyat sunda dari kejahatan dan kemungkaran….konon di daerah jampang surade/sukabumi pernah terjadi penampakan harimau putih untuk mengingatkan bahwa Siliwangi masih ada…

    • mamaasep
    • Oktober 20th, 2010

    mamaasep :
    kalo yg di maksud barangkali ya, keris jaman penguasa mataram pertama mungkin ada pada kawan namun biar jelas detilnya minta di kirim cirinya seperti apa trima kasih. coba di lihat diincuprabu.multiply.com di situ ada beberapa pusaka yg salah satunya peninggalan Raja mataram pertama

    • mamaasep
    • Oktober 20th, 2010

    apapun pendapat,dan namanya pendapat tidak akan sama dengan pakta yang sebenarnya karena semua haya merupakan hasil dari tafsiran tiap manusia yg merasa memahami semua sejarah,kenapa karena kita tidak hidup dalam jamanya pada waktu itu, contoh kitab SUCI AL’QURAN yang saya tahu dari surat ke satu sampai dengan surat 114 terakhir (kalo salah mohon di maaf) surat yg di baca sama tapi kenapa aliran banyak yang beda padahal KITAB yg di baca sama AL’quran,
    sedangkan KANJENG NABI MUHAMMAD tidak pernah mengajarkan aliran aliran selain islam yg satu,tapi sekarang macam macam aliran. itulah sejarah yang membawa perubahan paham tiap manusianya! kenapa karena ada sifat yang merasa dinya lah yg paling benar yg lain semua salah padahal
    ada satu ayat yang mengatakan MAN AROFA NAFSAHU FAQO’D AROFA ROBAHU artinya siapa siapa yang sudah mengetahui jadi didinya pasti tahu siapa penciptanya.dan siapa yang menetahui siapa penciptanya pasti merasa dirinya bodoh.wassalam

      • asep lukman N
      • Juni 18th, 2011

      Betul,menurut saya hal itu terjadi karena zaman sekarang kebanyakan hanya baru bisa sebatas baca ALQURAN dan mengartikannya tetapi blm bisa mengkaji makna atau isi dari bacaan dan artinya itu
      setahu sy ilmu di Islam itu ada 4 dan ada 4 Imam,jadi klu mau th persis harus bisa mempelajari ke 4 nya secara bersamaan jangan cuma satu2.

    • aris
    • Oktober 22nd, 2010

    aris :
    kak mu nanya nih le kga ? ………..

    • el
    • November 7th, 2010

    aya naon ris??

    • mizan
    • Januari 1st, 2011

    menurut saya, jika kita lihat dari sejarah hidupnya ali,,, saya yakin seyakin yakinnya,, bahwa kian santang yang sebenar nya memang bertemu muka dengan khalifah ali,,,mau bukti,,?
    mari kita lihat,,,, ” darimanakah kian santang mendapat kan gelar ” kian santang” itu..?
    menurut kisah : dulu pernah terdapat putra mahkota yang sakti mandraguna bernama GAGAK LUMAYUNG yang dalam ceritanya “di tataran suda dan sekitarnya ,tak ada yang mampu mengalahkan ilmu kesaktiannya. hingga suatu saat datang pasukan dari dinasti “TANG” yang hendak menaklukkan kerajaan tarumanegara. namun berkat gagak lumayung ,pasukan TANG dapat di halau dan tunggang-langgang meninggalkan taruma negara.
    semenjak itu raden gagak lumayung di beri sebutan ”KI AN SAN TANG” atau yang artinya ”penakluk pasukan tang”

    nah dari sini kita sudah mengetahui bahwa walasungsang beda dengan kian santang,,, karna nama kian santang adlah gelar dari “gagak lumayung”.dan untuk membuktikan ini,,, mari kita lihat rentang hidup khalifa ali.. dengan waktu kerajaan Tang,,,

    ali hidup pada tahun : 655-661 Masehi
    dinasti tang berdiri : 618 – 907 masehi

    dari runtun waktu ini bisa di pastikan bahwa kian santang memang bertemu langsung dengan ali,,, adapu orang banyak salah sangka sepertinya, mereka menyangka bawha kian santang itu adalah raden walasungsang sendiri, padahal dia hany mengambil kisah kian santang karna hampir sama dengan cerita hidupnya.

    • waduh klo dari sejarah yang ane baca selisih tahun zamannya sayidina ali dan prabu kian santang hampir 500 taon gan,, lagipula waktu itu islam belum menyebar ke daratan pulau jawa.. baru sampe di sekitar samudera pasai sono..
      dan yang ane tau prabu kian santang itu ya prabu walangsungsang
      coba deh baca sejarah penyebaran islam di pulau jawa atau sejarah kerajaan pajajaran, itu buku dua klop bgt ceritanya,, yah ini sih sekedar berbagi aja

  30. Lah teu kudu apal asal-usulna jalan hirupna, nu kudu apal mah intisarina Ajaran Islam anu diajarkeun ku Aranjeunana ka turunana nepi ka urng ayeuna. Sabab anu bakal karasa ku urang ayeuna mah nikmatna ajaran Islam anu diajarkeun ku Aranjeunana teh sing nepi kana caangna Islam, ulah ngan saukur Islam teh diucapkeun wungkul jadi kabanggan biwir, tapi Islam teh nu utamana mah kudu dilaksanakeun kalayan ikhlas ulah karena urng hayang ka Syurga jeung sieun ku Naraka nu ngadorong ngamalkeun Islam teh tapi kudu karena urang teh bener2 hayang nepi ka Dzatna Alloh Nu Maha Esa da dalilna oge “Asal ti Alloh Balik deui ka Alloh” ulah balik kanu lian, lamun aya nu nyebutkeun bisa panggih jeung Syeh atawa Wali di zaman ayeuna berarti Syeh/Wali teh can salampurna maotna, da ari maot nu sampurna mah nyaeta “leungit minyakna pareum seuneuna” euweuh tapak2na acan di dunya, anu bakal hirup langgengna mah di dunyana teh karya2 na wungkul jeung amal2na nu pernah dipigawena keur hirupna baheula sedengkeun ari diri nu sajatina mah geus balik deui ka Alloh moal mungkin ka dunya deui, lamun bisa keneh ka dunya sanggeus maot eta hartina paehna can sampuna cindekna can balik deui ka asalna ti Alloh, ceuk kateranganana oge dina Qur’an yen Al-Qur’an teh keur jalma2 anu berfikir jeung gunakeun akal maraneh…

      • Abdul Karim
      • November 11th, 2011

      Punten..pan jenengan.. pribados. tos kaditu kadieu nyukcruk jalur milari laratanana. Manawi sareng manawi salira tiasa maparinan jalan ka pribados kanggo ngabuktoskeun, anu kusalira di sebatkeun ” ASAL TI ALLOH BALIK KA ALLOH ” ieuteh kumaha jalana ? kamana Jalanan? pribadosmah hoyong anu karasa nyata, mun teamah enya aya anu ngabuktoskeun ka pribados kitu.
      Pribados teh tos bosen saur cenah bin euceukmah.

      Manawi salira teu janten rengat galih, aya ridona maparinan bongbolongan ka pribados nu ngantos.

    • R Ermawan Hadiwinoto
    • Januari 25th, 2011

    jgn usik sejarah…tetap brsyukur dan ber istiqomah dr apa yg kita miliki…

    Allah merahmati semua umat manusia yg berjuang…dan perjuangan itu tdk hrz memakan korban…

    dmn pun makamnya yg penting kita tw kl dia udah bjasa…
    mintalah smwa kpada Allah…
    Allah akan meratakan kuburan dr setiap umat yang memiliki karomah demi umat manusia sendiri…dalam arti lain untuk menghindari kemusyrikan…

    iman umat manusia di akhir jaman setipis benang merah…secepat subuh menjelang fajar…

    maaf kl da kata2 yang salah…

    • sunda indo
    • Januari 29th, 2011

    menurut hemat saya tp masih boros:
    nu jelas mah, nu puguh mah, urang sunda katurunan jalmi sakti, upami hoyong sakti salamina kedah neubihan laranganNana, ngajalankeuan parentahNa, nurut kana hadist Rasul sareng kana Al-quran.
    punteun ah bilih leupat, rumaos jalmi bodo, kumeleulenang di dunya oge masih atog-atogan

    • muhammad abdul azis
    • Januari 31st, 2011

    terimaksih atas penjelasan ttg sedikitnya sejarah eyang prabu kian santang, kang saya mau nanya? tolong kirim ke alamt email saya ttg susunan nasab ke bawah dari ketrunan eyang prabu kian santang yang masih ada.
    terimakasih

    • putri campa
    • Februari 4th, 2011

    orang sunda bilang kalo Goha itu tempat pendaringan/ kamar suci untuk para leluhur ditempatkan. orang sunda bilang kalo makkah itu adalah makkoh, yaitu Petilasan / Candi yang ga ada ujungnya alias candi gundul, dimana ditempatkan para leluhur buhun itu bersinggasana. orang sunda bilang nama Ki Santang itu bukan Kian…. Ki adalah Pendeta, kalo kiayi yang nyebuti orang belanda dgn lidah cadelnya. orang sunda bilang…. jgn sepelekan tentang tahun dan nama Ki Santang…. tulah katanya…. awas demam mendadak….

    • putri campa
    • Februari 4th, 2011

    muhammad abdul azis :
    terimaksih atas penjelasan ttg sedikitnya sejarah eyang prabu kian santang, kang saya mau nanya? tolong kirim ke alamt email saya ttg susunan nasab ke bawah dari ketrunan eyang prabu kian santang yang masih ada.
    terimakasih

    pahami dulu pribadi anda dan silsilah anda yang benar…. baru nanti akan tahu dengan jelas.

  31. urang sunda sing sauyunan….teangan elmu saloba lobana jang kamaslahatan…..sateu acan nyekar atanapi ziarah kanu tebihna langkung sae urang nyekar/ ziarah ka karuhun urang heula anu caket…….karaos ku simkuring, ari sasih mulud teh gaduh rencana ziarah teh sok kanu tebihna heula,…..hapunten pisan karuhun !….simkuring tos nambelarkeun,…PRO CARI KABAROKAHAN N REPRESING>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SUNDA JAYA

    • mang dayat
    • Februari 26th, 2011

    makam pangersa kian santang(jenengan sateuacan lebet islam)atanapi rohmat(saparantos lebet islam)atanapi syech abdurrohman ayana di godog,suci, garut,aya nu nyebatkeun tempat ieu gunung bulistir, dipengkereun makam aya bangunan anu disebat batu kandaga nya eta tempat dimana disimpen cacandakan pangersa mulih ti mekah nyaeta al-qur’an,cai zam-zam sareng taneuh,ieu teh mangrupi simbol. al-qur’an pituduh kanggo kahirupan manusa,cai kanggo kahirupan manusa/alam sareng taneuh asal dzat manusa. mulih ka tanah jawa disarengan ku syech dora ti bagdad anu makamna ayana disahandapeun pangersa palih kanan saparantos tangga. wirid anu diajarkeun pangersa nyaeta “subhana robbiyal a’lla wabihadihi”
    illa ruhi khususon sunan rohmat fie godog suci garut bibarokati al fatehah…
    hapunten anu kasuhun kapara kasepuhan parantos wawantunan,abdi bade ngalangkung……………….

    • arisman ramli
    • Maret 3rd, 2011

    boleh saya tany….!!
    sebenarnya apa sich yg diperebutkan itu???
    seberapa manfaatny kah sehingga jadi bahan rebutan???

    • amin
    • Maret 8th, 2011

    Kalau melihat penceritaan di atas, terlihat ada ketimpangan dalam hal menempatkan antara sosok Kian Santang dgn Ali Bin Abi Thalib…..ketika bersinggungan mengenai tanggal kelahirannya. Amat janggal jika seorang Kian Santang yng dilahirkan pada thn 1423M bertemu dengan Syaidina Ali Bin Abi Thalib yang lahir pada masa tahun 570-an Masehi, apalagi dengan Nabi misalnya, kecuali benar diketahui tepatnya kapan Kian santang dilahirkan dan itupun harus mengacu kepada tahun 570-an Masehi jika ada cerita beliau bersinggungan dengan pertemuan baik dengan Nabi maupun sahabatnya (Ali Bin Abi Thalib)

  32. dimanapun makamnya yg pentingmah ajaran islamnya yg harus dicarimah gitu ganti.

  33. Tmn2 blogger yg sy hormati.
    Sy jg ga tau psti, dngar kbar dr gris kturunan ibu, bhwa sy jg ada drah dr kiang santang tp yg dMksud dSni sprti hal’y Macan Lodaya.Konon crta’y mlndungi 7 turunan.
    Kbar trakhir yg sy tau, bahwa kiang santang tu bs hadir di uwa sy (kakak’y ibu), apakh tu bnar?
    Tmn2 blogger, sy mnta pnjlasan’y.

    • sunan fatekh
    • Maret 12th, 2011

    sejarah itu kan katanya kalo ingin tahu yang sebenarnya tanyakanlah langsung kepadanya.

    • yudi
    • Maret 27th, 2011

    He…3x,ia betul adanya bhw perbedaan tk bs luput walau masing2 meyakini bhw beliau adl wali,ak sngt menghargai sikap2 spt ini krn hakikatnya bnyk sisi yg blm kita ketahui,entah yg kasat apalagi ghaib:-),Slm peace

    • anwar sadat
    • Maret 28th, 2011

    kala saya ikut perpendafat dan yang saya ketahui, antara Cakrabuan, Kian santang dan lara santang adalah bersaudara lahir dari pasangan Prabu siliwangi dan Nyi subang larang yang sudah Muslim dan juga di nikahahkan secara muslim ( Nyi subang larang sendiri adalah rombongan yang di bawa oleh syech Kuro dari Arab )dan saya percaya bahwa makam kiansantang atau syech Romat suci ada di Godog Garut, bukan di cirebon, itu yang saya ketahui, wassalam.

    • urang sunda
    • April 7th, 2011

    saleresna upami urang emang hoyong teurang sok tetepkeun ibadah ulah belang betong seueur wirid paniatan kanggo ibadah anging Allah SWT anu tiasa mashan jalan kasaean ka urang sadaya mudah2an dibukakeun mata indra urang anu ka 6 amin ya robbal allamin..

      • asep lukman N
      • Juni 18th, 2011

      satuju….

    • mang dayat
    • April 7th, 2011

    aya tambihan ,disebat gunung bulistir margi wujudna buleud nyaeta siloka hate urang kudu buleud dina ngajalankeun parentah ibadah. didinya oge aya tihang upami diarafah mah jiga tihang dijabal rohmah siloka tauhid urang kudu pageuh jiga pencuh heunteu endag kaanginan,sakitu we urang tambihan upami aya berita deui.nuhun.

      • asep lukman N
      • Juni 18th, 2011

      assalamu alaikum Wr Wb
      Kang punten bade naros,keudah buled apa keudah masagi?
      Soalna menurut abdi ari buled mah tiasa gogorolongan kaditu kadieu keneh,benten sareung tos masagi,berarti tos jinek panceg moal gogorolongan

      punten………haturnuhun

  34. Kiansantang d mnkh kau brada.
    Kiai sapu jagad raden walangsungsang,gagak lumayung gagak lumajang grantang seta,mega mendung,cakra buana,asyeh bayan,masih dia dia juga cuy…

  35. Apakah ada yg tau keris s pedut?

    • al”shahad
    • April 17th, 2011

    makam prabu kian santang berada di daerah banten ,tepatnya di pandeglang ,labuan,pangulon,
    makam nya berdekatan dengan makam syekh basyarudin besrta keluarganya..

    • yogaswara
    • April 20th, 2011

    sungguh luar biasa,, saya kagum…

    • iles
    • April 23rd, 2011

    Ngaos artikel sareng komentar akang akang sadayana. Janten reueus sim kuring hoyong ngaluruskeun sajarah Sunda anu seueur di politisasi sareng pabeulit sareng legenda.

    Sim kuring satuju Kian Santang teh putra Prabu Sri Baduga Maharaja bin Dewa Niskala bin Wastu Kantjana bin Lingga Wastu. Nami Kian Santang pribadi Kian Santang sami sareng Pangeran Cakrabuana anu di Cirebon.

    Kian Santang henteu ngugudag ramana na Sri Baduga Maharaja (Pamanah Rasa – nami alit Sri Baduga Maharaja). anjeuna gaduh kahoyong nga islamkeun ramana na tapi anu berperang sareng Kian Santang mah pangeran Surawisesa. raka/ rai tere na Kian Santang.

    Kaping 19 April 2011 sim kuring nembe mulih ti Situs Kabuyutan di Bayongbong, Garut. Mangga dongkap ka ditu, tinggal patilasan na. Sim kuring mah mang handeueulkeun kaayaan situs Ciburuy ayeuna. Tos teu hegar, barau (punten) tai sapi. Hayu urang mumule warisan kabudayaan sepuh urang sadayana, di hormati (sanes di pupujen) tapi dirawat sareng dilestarikeun.

    Hatur nuhun
    Gelap Nyawang

    • setiawan setia
    • Mei 2nd, 2011

    salam sadaya ki Sunda nu mi eling karuhun urang
    urang lempengkeun sajarah nu ka pendak ku sim kuring
    putra putri prabu siliwangi :

    1. Walang sungsang (Cakrabuana) putra no.1 (nu makomkeun diCirebon)
    2. Lara sangtang anu nikah sareng turunan Kang Jeng Nabi SAW
    (anu ngalahirkeun kangjeng wali Syarif hidayatullah)
    3. Kian santang Putra No. 3 (anu aya di godog garut)

    tah kitu sobat, tah pasti kapendak geura nya dimana makomna
    karuhun urang teh…
    Salam ti kang Awan di Talagakahuripan – bogor / gegerkalong Bandung

      • mang dayat
      • Juni 25th, 2011

      leres pisan kang eta katerangan, sapagodos sareng sim kuring,

      nuhun.

    • pencari jalan
    • Mei 18th, 2011

    ass
    sya dpat kabar bahwa kian santang ialah adik prabu siliwang…
    tlong critakan donk kluarga2 prabu siliwangi..
    tq

    • mohammad othman
    • Mei 31st, 2011

    786

    Assalamu Alaykum Wr Wb

    Wahai Saudaraku sesungguhnya perjalanan Prabu Kian Santang Rahmatullah Alayhi harus menjadi napak tilas warga Jawa Barat. Islam nya Prabu Kian Santang adalah Islam Perjuangan. Jadi jangan sibuk mencari makam Prabu. Menurut Al Fakir, Makam Beliau bukan di tanah Leluhurnya tetapi Jauh Dari Kelahirannya. Beliau adalah Da’i Jawa Barat, Seluruh Sumatera dan Asia> …Aaamiin Ya Robbal Alaaamiin.

    • asep lukman N
    • Juni 18th, 2011

    assalamu alaikum Wr Wb

    punten bade ngiring nimbrung,peninggalan sejarah sesepuh urang perlu diketahui sareng dipelajari,pilihan anu saena piceun anu awonna,sanes tempat atanapi bendana anu keudah di permasalahkeun.Sadayana anu ditinggalkeun kusesepuh urang aya maksudna sareng aya maknana,jadi tinggal urangna anu keudah ngalenyepan naon maksudna….
    Urang sebagai umat islam keudah seueur2 eling,utamina ku zaman ayeunamah seueur ajaran2 anu ngabingungkeun…..
    punten bilih aya anu lepat,da abdimah rumaos orang bodo,ngan titip pesen weeee “pilarian ajaran Islam anu wahidun” islam anu hiji

    hatur nuhun

    • asep lukman N
    • Juni 18th, 2011

    Assalamuallaikum Wr Wb

    Maaf mba,pernah mendengar nama Muhamad Sidiq gk?
    Saya pengen tahu siapa dia?

    terima kasih

    • mang dayat
    • Juni 25th, 2011

    ila ruhi khususon sunan rohmat fie godog,garut bibarokati al-fatehah, tambih seueur anu ngomentaran nambihan pengetahuan sareng rieut kaurang, dina bahasa sareng seratan pabeulit, ngangken urang sunda teu apal mana e, mana eu,mana ‘e, hapunten anu kasuhun.
    pamendak sim kuring hate mah kedah buleud upami elmu masagi,upami urang bade midamel buleudkeun heula hate urang nembe lempengkeun tekad tujuan urang, ieu disilokakeun upami urang angkat haji, urang thawaf heula ngurilingan ka’bah ngadamel buleudan ieu siloka hate urang kedah buleud nembe sa’i antawis shafa marwa anu jalanna lempeng ieu siloka urang kedah istiqomah manteng lempeng heunteu bulak belok henteu endag kaanginan nyaeta anu disuhunkeun ku urang nyaeta “ihdinasshirotol mustaqiem”.elmu jurus “alif” sunan kudus oge siloka urang hirup kedah lempeng ka Allah swt kalayan nyuhunkeun ridho Mantenna sareng haq urang ulah mengkol ka eyang2 ka sesembahan anu sanes, wasalam.

    • ocha
    • Juni 27th, 2011

    asalammualaikum,,,,,,,, tuk teh rista punten, mau tanya makam ki gentar bumu pastinya di mana,,, terima kasih ya,,

    • kombes
    • Juni 30th, 2011

    kian santang masih hidup…coba cek kerumahnya…di rw.15 rt 02 komp.margahayuraya bandung.

  36. Kiansantang itu sudah islam dari kecil, sebab secara logika saja ibu Subang Larang adalah seorang Muslimah..yang pintar mendidik anak-anaknya, bahkan sebelum Parbu Siliwangi mempersunting Ibu Subang Larang pun Sri Baduga itu sudah masuk Islam, masuk Islamnya ialah ketertarikan terhadap Subang Larang dengan suara yang sangat oandai dalam membaca Al-qu’an dan kecantikannya. sehingga dengan persyaratan diterima pinangannya asal sanggup dengan syarat yang diberikan, sri Baduga Menyanggupi syarat tersebut dengan perantara syarat itu Sri Baduga akhirnya masuk islam dan memperistri Ibu Subang Larang. jadi Kiansantang itu sudah islam semenjak kecil….., dan ada versi kejar-kejaran dengan Prabu Siliwangi mungkin itu Cerita lain*

  37. bagaimana bisa ketemu dengan Ali bin Abi Thalib, la wong kian santang itu lahir tahun 1315 sedangkan Ali Bin Abi Thalib itu meninggal 661
    wah wah wah gimana ya jadinya……..

  38. sae,,, sae muhun,, nu jelas kerajaan siliwangi ngantunkeun w3awangi dugi ka kiwari,,, kadang hate hoyong ngiring k jaman harita,,,

    • Usepkoswara
    • Juli 27th, 2011

    Dimana atuh ya……………………………………….?

    • latif
    • Agustus 17th, 2011

    punten ah bde ngiring..
    Yg pasti apapun kisahnya,beda alurnya,beda namanya..
    Tp tujuan smua crita yg ada yaitu menyebarkan agama islam yg rohmatan lil alamin oleh nabi yg ummie yaitu bginda nabi besar Muhammad SAW.
    Nuhun..

  39. makam prabu kiansantang menurut kabar ada di daerah subang.disana ada pengurus dan penjaga makamnya.tidak jauh dari makam ibunda subanglarang yang sekarang mulai di bangn sebagai seitus bersejarah oleh pemda subang

  40. oh iya ada yg kelewat….walangsungsang dan kiansantang adalah dua tokoh yg berbeda.tapi kedua merupakan putra dari prabu siliwangi

      • Uud Sidiono
      • September 6th, 2011

      Kang Uud Padalrang

      Assalammualaikum wr.wb.
      Alhamdulillah hirobil alamin, masih seuur geuning baraya anu micinta ka leluhur urang sadaya nuhun ah ari kitumah ka baraya sadaya, da ieu saluyu sareung wangsit na eyang Prabu Siliwangi (I s.d XI) urang sunda mah sabengkeutan anu tiwetanna Cirebon ( Anak : Pangeran Cakra Buana/Mbah Kuwu Carbon/Pangeran Kian Santang/H. Somadullah), (Cucu : Syarif Hidayatullah/Sunan Gunung Jati/Sunan Jatipurba/Khalifatur Kutubizaman), Kuningan (Pangeran Kuningan = putra Sunan Gunung Jati) Talaga, Sumedang, Tasik, Garut, Ciamis, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Bogor, Karawang, Banten, Jeung anu sanesna punteun wae henteu kasebat sadaya. Baraya sadaya kedah tiasa ngajagi amanah atanapi ngamumule Jasana Leluhur urang , Moal aya urang upami teu aya leluhur urang anu tos ngawariskeun atanapi ngabuka jalan kanggo kabagjaan kahirupan penerusna Urang Sunda.

      Mangga Ka Baraya sadaya, sanes waktos tiasa diteraskeun …
      Wassalammualaikum wr.wb

    • encans s
    • September 10th, 2011

    hapunten sa teu acanna , gening meni resep tur bangga abdi di janten urang sunda,kumargi ,sakitu… mundel tur seueur pulunganeun,di antawis tanggapan tanggapan para wargi sadayana ,ngeunaa sajarahna ,waliyulloh utamina nya eta anu di, ku kasepuhan luluhur urang kanjeng syeh kian santang sareng reng rengannana,mugi ieu janten obor pikeun urang kango napak tilasna anu kapungkur, nu parantos kapihatur ,gening ….sadaya kasaten anu ku aranjeuna di pibanda, teh,malulu mungkango milarian diri anu saestuna nya eta pikeun nganyahokeun pangeran anu hak di sembah, anu asal ti ALLoh atuh kedah mulih deui ka ALLOH , muga sing surti kana eta sajarah ,sanes milarian leresna eta kajantenan anu katuliskeun, anu upami di cukcruk gening beki seueur pamendak kalah janten keder, kumargi sakitu hayu urang lenyepan eta lalampahan para aulia ALLOH ,panginten kajantennan teh di luyukeun sareng kaayaan zaman, dina kadigjayaan sareng kasatenan, oge moal sami sareng kapungkur , cineknamah sadayana anu aya di alam dunya sareng sagala ka ahengan nana teh, mung kanggo alat milarian jalan pamulihan , ka ROHMATULLOH…….amiiiin.. hatur nuhun.

  41. setiap daerah mengklaim makamnya prabu kian santang karena suatu berkah bagi daerah itu sendiri

    • Abdul Karim
    • November 9th, 2011

    Punten DIRI SARENG PRIBADOSNA nyambungan manawi sareng manawi… Saleresnamah sae, hoyong uninga kana sejarah anu sanes, mantenamah saestuna tos sengit jenenganana atanapi asmana.
    Timana mana nyukcruk titinggalanana saking sengit jenenganna.
    Naha urang teu hoyong siga anjeuna kagungan jenenganteh SENGIT?
    kedah kumaha atuh carana supados gaduh jenenganteh sengit sapertos ” KANG JENG PRABU SUCI SUNAN ROHMAT ”
    Da kaseueuran jalmimah mung nyarioskeun saena jenengan anu sanes.
    Hatur nuhun

  42. Aslmlkm sadayana,

    mohon informasinya,apakah ada yang pernah dengar sejarahnya H.Mustofa asal Subang yang mengalahkan Macan/Maung yang mengegerkan warga Subang sekitar tahun 1940-1950!!!
    Terimakasih banyak sebelumnya,besar harapan saya dapat informasi secepatnya yang benar2 dari Anda-anda sekalian.

    Hormat saya,

    Nicky

    • Rizky Ramadhan
    • November 29th, 2011

    ahmad rahmat :
    saya lihat dan putuskan
    bukti bahwa Kian Santang masih hidup
    ” sangat tidak benar ”
    A. Rahmat

    anda boleh berpendapat seperti itu, tetapi baca dulu ayat ini :

    llah telah mengungkapkan dalam al-Qur’an, bahwa orang-orang yang meninggal di jalan-Nya sesungguhnya tidaklah “mati”, tetapi hidup di sisi-Nya. Keadaan mereka ini diungkapkan dalam ayat-ayat sebagai berikut:

    “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam ke­adaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bersenang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekha­watiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bersenang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyia­kan pahala orang-orang yang beriman.” (Q.s. Ali Imran: 169-171).

    “Dan janganlah kamu mengatakan terha­dap orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Bahkan mereka itu hidup tetapi kamu tidak menyadarinya.” (Q.s. al-Baqa­rah: 154).

    jadi sesungguhnya kita hanya tidak menyadarinya… ingat ya… mreka yg berjuang di jalan ALLAH…

    • Rizky Ramadhan
    • November 29th, 2011

    Dan sudah ada seseorang yg sudah bertemu dengan Kian Santang…
    karena memang untuk urusan duniawi yg sekarang semakin parah… ada pula harta2 yg dijaga yg nantinya akan dikeluarkan ketika indonesia betul2 dalam kondisi kehancuran… krn jg terbukti banyak orang2 yg mencoba menggali harta2 tersebut, sebagian besar mreka berhasil mendapatkan, sebagian besar pula gagal… yg hingga kini tak bisa di buka dan di ambil hartanya adalah yg pernah di pegang oleh mantan presiden soekarno…
    krn akan ada masa nya harta itu akan terbuka… untuk indonesia…
    saya hanya menuliskan berdasarkan cerita yg hanya diceritakan kepada saya, sedangkan saya hanya anak muda yg kurang pengetahuan akan agama… dan masih harus banyak belajar, krn saya sendiri pun sekarang amat sangat tersesat, saya ingin sekali kembali ke jalan ALLAH… tetapi kenapa ada rasa berat dalam diri saya, saya takut sekali jika pintu hati saya ditutup… mohon bantuannya… terima kasih…

  43. hanya sejarah dan mitos..karna buktinya hanya seonggok petilasan saja…

    • Muhammad Nurhairi
    • Desember 22nd, 2011

    Assalamu’alaikum, Maaf jika lancang mau bertanya, Apakah Saudara tahu tentang sejarah Yg namanya SEMAR SUCI dan PANGERAN QUDRATULLAH…..? Terima kasih, Wasalam MUHAMMAD NURHAIRI JAKARTA TIMUR.

    • Muhammad Nurhairi
    • Desember 22nd, 2011

    Kalau menurut Saya sebagai manusia biasa yg tidak mempunyai kemampuan n kepandaian terkecuali dgn Izhin dan RIDHO’ ALLAH SWT,bahwa sejarah dan Silsilah itu harus di yakini dgn sebenar benarnya yakin, krn manusia hidup di dunia fana ini adalah sejarah perjalanan untuk mencari kesempurnaan menjadi Manusia yg benar2 Manusia. Maka dari itu kita harus mengetahui sejarah yg benar2 bisa di percaya sejarah itu sendiri. Karena Manusia tanpa ada sejarah dia tidak tahu siapa dirinya….? maka ada yg di sebut dgn kenalilah diri sendiri atau jati diri. Kalaupun ada yg ingin mengetahui keberadaan sesuatu yg di cari…? ya hrs mengenal dirinya sendiri, krn ada pepatah yg menyatakan bahwa yg mengenal Wali hanya Wali. Maka dari itu jgn kita mencari sesuatu dengan katanya n katanya tanpa meminta petunjuk kepada Yang Maha Kuasa, ALLAH SWT. Sejarah dan Sisilah adalah suatu kaitan yg menyatu, seperti tubuh kita. Jadi intinya kita tdk perlu mencari dgn susah payah tuk mengetahui kebenaran dan keberadaan Makam2 yg Asli atau bukan asli….! Klu sudah waktunya dgn izhin ALLAH SWT, nanti jg akan ada petunjuk. Karena bagi manusia tidak mungkin, tetapi Bagi ALLAH SWT apa yg tidak mungkin. Dengan segala Izhin dan Ridho’nya lah segala sesuatupun akan mudah tercapai. Jasadnya lain tetapi Sukmanya sama. Tidak perlu tuk di perdebatkan, karena jalan Manusia berbeda beda namun satu tujuan. Kalau anda2 yakin dgn sejarah dan Silsilah tersebut silahkan menjalaninya, dan bagi yg tidak yakin ya jgn jd suatu permasalahan, karena ALLAH SWT berikan kepada Hamba2nya tidak sama. Maaf bila kata2 saya kurang jelas atau kurang baik, ini hanya suatu pendapat dan mungkin ada yg lebih mengerti dari saya, saya mohon petunjuk tuk mencapai RIDHO’ ALLAH SWT. Amien….. Wassalam: Muhammad Nurhairi

    • DADANG M ROSYADI
    • Desember 26th, 2011

    SANGAT TERTARIK DGN SEJARAH PRABU KIANSANTANG YG KEBETULAN SAYA PUN ORG GARUT ASLI TRIMS

    • UCU KOSWARA, S.Pd.
    • Desember 29th, 2011

    ASSALAMUALAIKUM WR.WB. TERIMA KASIH BUAT SEMUA SAUDARA-SAUDARAKU YANG BERGABUNG DISINI. SY MEMANG BINGUNG DENGAN TERLALU BANYAKNYA VERSI MENGENAI KANG JENG PRABU SILIWANGI. TERAKHIR DARI SAUDARA SAYA YANG BELAJAR BERDZIKIR MENGAMALKAN AJARAN ALLOH DAN ROSULNYA DENGAN BANYAK BERSHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD SAW, BELIAU MENCERITAKAN BAHWA VERSI SEKARANG GAK BISA DIJAMIN KEBENARANNYA.TOH ITU CUMA “KATANYA” SAJA. LEBIH BAIK, BELAJARLAH MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLOH SWT DAN MENGAMALKAN APA YANG DIAJARKAN ROSULULLOH SAW., NISCAYA KAMU AKAN MENGETAHUI SEJARAH ASLINYA SEPERTI APA. KALAU SAJA HANYA MEMBACA LITERATUR TANPA SUMBER YANG TERPERCAYA, HANYA AKAN BIKIN BINGUNG. HANYA ORANG-ORANG YANG DEKAT DENGAN ALLOH SWT YANG AKAN MENGETAHUI YANG SEBENARNYA. INI PERJALANAN SPIRITUAL YANG HANYA AKAN DIJALANI SETIAP PRIBADI YANG SHALEH…YAKINLAH AKAN KEAGUNGAN ALLOH AWT DAN KITA AKAN MEMAHAMINYA JIKA KITA ADA DIDALAMNYA..!!!

    • gempa
    • Januari 15th, 2012

    Ass. Yg paling terpenting urang kedah ngahiji ulah nepi ka pecah komo bangsa sunda tos kedah harudang….

    • ipunk
    • Januari 19th, 2012

    ass.setahu sy antra prabu walangsungsang sm kean santang itu kakak adik.mrk itu putra prabu siliwangi dr nyi subanglarang.anak pertama prabu walangsungsang,lalu nyi rara santang baru kean santang.

    • haryadi
    • Januari 25th, 2012

    banyak versi tapi satu arah … yang mana intinya mereka adalah penyebar islam yang sangat gagah berani menyatakan keyakinannya bahwa Allah adalah tuhan semesta alam dan nabi muhammad adalah utusan Allah…

    • haryadi
    • Januari 25th, 2012

    ada yang tahu gatot gaca… hehehe … kidding broo…..

  44. atos lur tong ngalieuk wae katukang…..jadi ngaler ngidul….

    • rasid maulana sidiq
    • Januari 30th, 2012

    gagakprabu :
    Asalamualaikum… Teh Rista… Alhamdulillah akhirnya bisa silaturahim disini dgn cucu eyang… kebetulan ayah saya pernah menjadi salah satu murid dari eyang sewaktu eyang mukim di daerah otista.. Insya Allah bisa menjalin silaturahim kembali.. BAROKALLAH

    Alhamdulillah bu rista kita bisa bersilaturahmi ,sebelumnya saya mohon maaf salah menulis tentang wafatnya Eyang yang bernama Syeh wali sakti Qodratullah sukma wijaya kesuma memang benar wafat tahun 1995.Saya kenal beliau sejat tahun 1992.trims

    • rahman
    • Februari 5th, 2012

    mulungan ah,,,heheee,,sugan we aya nu nyangsang,,,

    • M.Sutawijaya
    • Februari 10th, 2012

    Ibuna aminah ramana abdulah anu lahir dimekah anu anu sare di madinah

    • M.Sutawijaya
    • Februari 10th, 2012

    Punten kasadayana;
    Gusti allah kang ono jero gusti alloh kang ana jobo satengae uip uipane digaduh hake marang manungso,manungso ora dueweni kuoso naging gusti allah sing gnuwosoni manungso sirullah sipatulloh badanku badane gustialah kulitku kulite kanjeng nabi.
    mungkin ini yg mau beliaw jelaskan dalam hidup ini
    1.Badanku badane gusti allah dalam artian dari ujung rambut sampe kaki hanya allah yg punya.
    2.kulitku kulite kanjeng nabi dalam artian kulit cangkang yg harus dikupas biar ketemi isi. nabi Muhamad yg membuka isinya.

    Al.Quran dan Hadis itu yang harus kita pegang sebagai pedoman hidup

    sepenggal yg tersirat dan ter surat dari seorang prabu Kiansantang untuk kita sebagai penerus

    • malela
    • Februari 19th, 2012

    edan nu neang makam ki santang…….meni parebut!

    • parta
    • Maret 3rd, 2012

    punteun kang gaduh sejarah perjalanan kian santang,,,sareng saidi na ali,,???/

    • Jaziri
    • Maret 24th, 2012

    Hibar karuhun urang sunda

    • ilham
    • Maret 26th, 2012

    maaf saya mau nanya emang nya makam kanjeng prabu siliwangi belum d temukan ? dan dimanakah istana kerajaan prabu siliwangi dan prabu kean santang

      • ke2
      • Maret 26th, 2012

      itulah teu paruguh ti baheulana oge. semenjak perang bubat sejarah sunda teh jadi lalieur… teu puguh saha anu jadi raja jeung dimana ayana, duka teuing.
      cik saha anu tiasa masihan bongbolongan atuh, utamana situasi tatar sunda berikut raja-rajana pada saat sebelum dan sesudah tragedi bubat.

    • wide mahesa
    • Maret 27th, 2012

    kalau al hanafi anak prabu kian santang bkn

  45. cerita palsu,massa diislamkan oleh nabi,nabi kan sudah mati,tidak mungkin mengislamkan orang,bisa2 yang ngarang kualat.

    • wahab
    • Maret 31st, 2012

    mas..
    bagai mna kinerja prabu kian santang itu????

  46. jagan lpa mas di comed

    • RIDHWAN
    • April 2nd, 2012

    Punten ngiringan….
    Bade naros ieu teh Kang, hoyong jentre ngenaan sajarah Karajaan Sunda.
    Saleresna aya hubungan naon antara Sri Baduga (Prabu siliwangi) sareng Kian Santang.
    Kumargi aya oge nunyariosken yen Kian Santang mah teu acan maot, kumargi anjeunna mah mahluk ti sabangsana Jin,
    Hatur nuhun sateuacanna.
    Baktos…

      • ke2
      • April 2nd, 2012

      Makin ngawur saja, gmana… Kita bicara yang real laaa…

  47. Ass, Prabu Kian Santang Masuk Islam Pada Umur 35 th, guru Beliau adalah Kanjeng Sunan Kali Jogo, setelah masuk Islam berganti nama menjadi Syeh Rokhman Suci. Setelah beliau menunaikan Ibadah Haji, Beliau menyebarkan islam di ranah Pasundan dan dalam perjalanannya beliau menetap di Garut sampai akhir hayatnya. maaf kalau kurang berkenan. terimakasih

    • si kumbang
    • Mei 4th, 2012

    Sejarah Prabu Siliwangi & keturunannya memang menarik untuk ditelusuri, tiada rasa bosan untuk menggalinya. Yang jadi pertanyaan saya adalah Prabu Siliwangi yang mana yang disebut2 moksa? Karena yang memiliki gelar Silih Wangi itu ada 3 orang raja di Pajajaran dalam era yang berbeda. Mohon maaf kalo ada salah.

  48. salam sejahtera buat semua sahabat yang telah membaca/mengikuti kisah sejarah negeri/raja/silsilah padjaajaran.insya allah aku adalah salah satu anak cucu/cicit dari silsilah keluarga raja pakuan/kawali/pajajaran dari tanah sunda/cirebon.soal makamnya eyang prabu siliwangi/iman abdullah(kian santang)memang sampai saat ini tidak ada bukti otentik pasti mengenai lokasinya.jawaban untuk pendapat bahwa prabu siliwangi bertarung/dikejar-kejar oleh kian santang adalah tidak benar,.tidak ada!mereka saling mencintai/menyayangi,prabu siliwangi amat menyayangi prabu kian santang karena menurutnya penjelmaan segala kesaktian yang dimilikinya adalah kian santang yang menjadi darah dagingnya.yang bergelar wangi awalnya adalah kakek buyutnya(wastu kencana/prabu wangi)yang gugur di bubat dengan gagah berani hingga namanya wangi seantero tanah sunda dan jawa.atas alasan kesamaan jiwa serta silsilah keluarga yang paling mendekati,maka prabu siliwangi diwariskan gelar sebagai siliwangi.jika memang allah swt,mengijinkan..insya allah dikehidupan lain parabu siliwangi-prabu kian santang dikumpulkan/dipertemukan kembali serta diampuni segala kesalahan/dosanya yang tak luput sebagai manusia,alasannya adalah..prabu siliwangi memiliki anak yang berbakti,juga shalih terhadap orang tuanya.amien

    • saiful
    • Mei 23rd, 2012

    punteun sajarah nu di tulis kaliru kabeh hoyonh apal nu leurusna hubungi kami, sunda jati wisesa. contohna nu salah nyebatken yeun prabu kian santang nya walang sungsang. jeung prabu siliwangi tarung aji teupika eleh sa apal saya can pernah aya tarung antara anak jeung nu jadi bapak. yeun apal teu maksud jeung makna uga siliwangi..

    • bahtin
    • Mei 25th, 2012

    setlah mbah kuwu cirebon P.walangsungsang dan ponakannya gusti syarif hidayatullah silaturahmi ke ramanya Prabu siliwangi didapat argumen bawah rama Prabu siliwangi tetap pd keyakinanya, tetapi Prabu Siliwangi memberikan pasukan Harimau +/- 9 Orang nan pilih tanding yg dgunakan K.K di ring 3 kla ngak Pasukan SingaBaruang, silih asih asah dan asuh yg diterapkan pda anak cucunya walau brbeda pendapat

    • Tapak99
    • Mei 26th, 2012

    Ikutan nyimak ah。。。。

  49. ass,,saudara/saudariku skalian klo blh tnya,,, prabu siliwangi teh syapa nya prabu kian santang nya? syuqron”"”,,,,,,,,,,,

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.